JAKARTA – Menyambut peringatan Hari Bakti Postel ke-78, Komunitas Pos dan Telekomunikasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Turnamen Futsal Menkominfo Cup XIV, Ragam Olahraga dan Donor Darah di Kuningan, Jakarta Selatan, dengan tema “Kolaborasi Digital untuk Indonesia Maju”.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Wayan Toni Supriyanto mengatakan, turnamen tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kolaborasi komunitas pos dan telekomunikasi.
“Futsal adalah olahraga yang mencerminkan budaya kerja yang gesit, responsif, dan juga kolaboratif. Futsal mengajarkan kita bekerja gesit, adaptif, responsif, serta kolaboratif sebagai tim. Bukan hanya tentang mempertahankan, tapi juga bagaimana kita terus bergerak, berkolaborasi dalam setiap momen baik operan, tendangan, tembakan, maupun setiap gol yang kita ciptakan,” kata Wayan dalam siaran pers yang diterima situasi.co.id, Sabtu (09/09/2023)
Wayan juga mengharapkan turnamen tersebut menjadi wadah pemangku kepentingan bidang industri pos dan telekomunikasi untuk meningkatkan hubungan baik dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan komunikasi dan informatika Indonesia.
“Saya mengajak semua rekan-rekan yang bertanding untuk menjadikan turnamen futsal ini wadah menjalin hubungan erat, menunjukkan sportivitas, sekaligus memperkuat kolaborasi antar insan sektor pos komunikasi. Demi mewujudkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan,” harapnya saat membuka Pertandingan Eksebisi antara Pejabat Kemkominfo, Direksi Operator, Vendor Telko dan Wartawan ICT Journalist Menkominfo Cup XIV di Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut Dirjen PPI Kementerian Kominfo itu, bahwa peringatan Hari Bhakti Postel setiap tahun menjadi media pengharagaan atas jasa para pahlawan Indonesia di bidang pos dan telekomunikasi yang mengambil alih pos dan telepon di Bandung dari kekuasaan penjajahan Jepang pada 27 September 1945.
“Setiap 27 September kita sebagai insan pos dan telekomunikasi memperingati Hari Bhakti Postel. Saya yakin adik-adik di sebelah saya ini tidak semua tahu history-nya. Jadi hari ini adalah bagian untuk mengingat, karena dari titik itu industri pos dan telekomunikasi Indonesia terus melaju, menjadi salah satu pilar sektor informasi dan telekomunikasi nasional,” tuturnya.
Tak hanya itu, Wayan juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam mendorong pertumbuhan sektor informasi dan telekomunikasi nasional.
“Triwulan pertama 2023, sektor ini bertumbuh 7,19% secara tahunan. Tepuk tangan bagi kita semua,” tandasnya.
“Tanding futsal penuh ambisi, menggiring bola harus melaju. Dirgahayu sektor pos telekomunikasi, Indonesia Terkoneksi, Makin Digital Makin Maju,” pungkasnya.













