SITUASI | BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI DPD PAN se-Aceh, yang digelar di Kantor DPW PAN, pada minggu, (15/2/2026).
Acara tersebut, menjadi bagian dari rangkaian Musda VI DPD PAN se-Indonesia untuk menetapkan kepengurusan baru di tingkat kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh.
Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dalam kesempatan tersebut mengumumkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Simeulue periode 2026–2030.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya soliditas dan percepatan konsolidasi internal. Ia meminta para pengurus terpilih segera menyusun dan melengkapi struktur di tingkat daerah dan cabang guna memperkuat basis partai menghadapi agenda politik pada masa mendatang.
Adapun berikut komposisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) yang ditetapkan yakni Sunardi, SH sebagai Ketua DPD PAN Simeulue, Zainuddin, B.Ed sebagai Sekretaris, serta Ahmad Fuad MR. Ibrahim, STTR sebagai Bendahara.
Sementara pada kesempatan itu, Sunardi menyampaikan bahwa amanah yang diberikan akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Kami akan segera merampungkan struktur kepengurusan di tingkat DPD dan cabang agar roda Partai berjalan efektif,” ujar Sunardi.
Musda VI PAN Aceh diharapkan menjadi momentum pembaruan dan penguatan struktur partai di seluruh kabupaten/kota di Aceh, termasuk Simeulue, guna meningkatkan peran PAN dalam pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.













