situasi.co.id I SIMEULUE – Melalui program tanam Padi serentak atau Khuma Heba dan Humasa Sebbel yang digagas Dinas Pertanian dan Pangan, Desa Babussalam Kecamatan Teluk Dalam mengasilkan gabah Padi yang lebih banyak dari tahun sebelumnya, Rabu (08/02/2023).
Kepala Mukim Tete Bano Jaswar, mengatakan, bahwa kegiatan syukur nikmat dan santunan anak yatim (Red-Mangan Ulu Tahun), merupakan budaya masyarakat yang selalu dilakukan setiap tahunya apabila selesai panen.
“Harapan agar kiranya pihak Pemerintah Daerah agar dapat mendorong para petani kita termasuk kalau bisa dalam satu tahun dua kali turun kesawah, serta para ppl tetap mendampingi para petani untuk menamba ilmu pertanian yg proposional,” ungkap Jaswar.
Adapun kegiatan Syukur nikmat dan santunan anak yatim tersebut turut dihadiri Pj Bupati Simeulue yang sebelumnya juga hadir dalam acara panen perdana di Desa Silengas.
Pada kesempatan itu, Camat Teluk Dalam Supriman Juliansyah, menyampaikan, dalam sambutannya selamat datang kepada PJ Bupati Simeulue beserta rombongan.
Supriman juga melaporkan kepada Pj Bupati, bahwa pelaksanaan turun kesawah Tahun 2022 terlaksana dengan baik dan hasilnya meningkat dari tahun sebelumnya. Serta, banyak masyarakat yang mengeluarkan Zakat.
“Dengan hasil panen yang meningkat dari tahun sebelumnya, banyak masyarakat dapat mengeluarkan zakat,” kata Supriman.
Kegiatan Syukur nikmat itu dilaksanakan di Desa Babussalam dan turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati Simeulue, PLT Sekda, Ketua DPRK, Kapolres, Dandim, Danlanal, Kadis Pertanian, Asisten 3, Para Kepala SKPK dan tokoh masyarakat di Kecamatan Teluk Dalam.













