MADIUN – Benturan keras adu muka antar dua kendaraan roda empat, terjadi dalam insiden kecelakaan lalu lintas di jalur utama Madiun – Ponorogo, Jawa Timur, Senin (24/7/2023).
Akibat benturan kecelakaan tersebut, bagian tampak depan kedua kendaraan hancur. Sedangkan tujuh penumpang termasuk pengemudi kedua kendaraan yang bertabrakan mengalami luka-luka.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Kijang dengan Pick Up itu terjadi di depan SPBU Uteran, Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Madiun. Lantaran sisi depan kedua kendaraan menjadi tumpuan benturan hingga melesak, kedua pengemudi mobil tersebut juga terjepit di kabin kemudi kendaraan.
Kemudian, daun pintu kedua kendaraan yang celaka itu terkunci perubahan bentuk akibat ringsek. Sehingga, sulit dibuka untuk mengevakuasi kedua pengemudi.
Untuk mengeluarkan kedua pengemudi, warga sekitar dan pengguna jalan turun tangan mendongkel pintu kendaraan. Meski kesulitan, pintu mobil didobrak sekenanya hingga berhasil menyelamatkan kedua pengemudi nahas itu.
Seorang penjaga warung tak jauh dari lokasi kejadian, Ridwan, kepada Jurnalis situasi.co.id menuturkan, bahwa insiden itu berawal saat Pick Up dengan nomor polisi N 8120 WA yang dikemudikan Rus Afandi (35) warga Jl. Laksadinata, Pasuruan, meluncur kencang dari arah Selatan.
Tepat di tempat kejadian, depan SPBU Uteran, mobil Pick Up berusaha mendahului pengendara sepeda motor yang berjalan searah di depannya. Namun, tanpa perhitungan yang tepat, dari arah lawan (arah Utara) meluncur Toyota Kijang dengan nomor polisi AE 1893 EO yang dikemudikan Feri Yudi Handoko (26) warga Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Magetan.
Lantaran tidak terdapat ruang jalan yang cukup untuk dua mobil yang melintas bersamaan, tak luput tabrakan keras dua kendaraan itu tak terbantahkan.
“Jadi Pick up itu menyalip sepeda motor di depannya. Saat sudah menyalip, ternyata dari depan ada mobil Kijang. Apalagi jalannya tidak cukup. Ya sudah tabrakan itulah akhirnya,” kata Ridwan.
Di dalam mobil Kijang terdapat 5 penumpang selain pengemudinya. Semuanya satu keluarga dan tinggal satu kampung dengan sang pengemudi.
Mereka masing-masing Wakidi (63), Kaminatun (53), Suparno (43), Sukatmi (40) dan Nabil Arzaq Khairullah (7).
Para korban yang mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat guna mendapat perawatan medis.
Aparat Kepolisian Lalu lintas setempat langsung mengevakuasi kedua bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan. Keduanya ditempatkan di Pos Lantas Sekelip, untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Guna memastikan penyebab terjadinya kecelakaan, saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian. Juga memintai keterangan sejumlah saksi mata, terutama kedua pengemudi mobil yang tabrakan.













