BANDA ACEH – Lintas pegiat Wisata bersihkan sampah di dasar Laut. Hal tersebut, sebagai upaya untuk menjaga kelestarian Lingkungan bawah Laut wilayah destinasi Wisata bahari Sabang, Sabtu (21/01/2023).
Upaya tersebut dilakukan dengan menyelam dan sebanyak 10 penyelam membersihkan sampah di dasar laut di wilayah Pulau Rubiah, Gampong Iboih, Kota Sabang, Aceh.
Aksi bersih sampah dasar laut tersebut diikuti oleh berbagai penyelam dari lintas pegiat wisata di Pulau Weh Sabang. Seperti, Rubiah Tirta Divers (RTD), Nemo Dive, Yayasan Coral Oasis, Aceh Coral Conservation dan Wisata Sabang.
Koordinator Kegiatan Bersih Laut, Iskandar Dodent mengatakan, bahwa aksi bersih sampah dasar laut tersebut dilakukan untuk mengedukasi Masyarakat agar terus menjaga Lingkungan. Terutama laut, yang menjadi potensi utama Pariwisata dalam meningkatkan Ekonomi.
“Laut kita ini adalah sumber mata pencaharian kita, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata. Maka, mari kita jaga bersama-sama, jangan sekali-kali kita cemari dengan sampah,” kata Iskandar di Sabang, Kamis (19/01/2023).
Iskandar juga menjelaskan, bahwa pihaknya tidak henti-henti untuk terus mengedukasi Masyarakat. Agar, terus berupaya menjaga kelestarian Laut, terutama dari pencemaran sampah Plastik. Karena, sampah plastic dapat menjadi predator, yang akan merusak dan mengganggu Habitat Biota Laut.
“Yang kita pilih hari ini adalah berbagai macam jenis sampah, terutama sampah Plastik yang memang tidak akan pernah terurai dan bahkan jadi penyebab yang merusak Biota Laut,” jelasnya.
Aksi para penyelam dari Kota paling ujung Barat Indonesia itu berhasil mengumpulkan lebih dari 80 kilogram sampah dan didominasi sampah Plastik.
Menurut Iskandar, aksi bersih sampah dasar laut tersebut rutin dilakukan dan akan terus berlanjut. Dengan harapan, keberlangsungan potensi Wisata Sabang dapat terjaga dengan baik.
“Apalagi baru-baru ini Gampong Iboih mendapat penghargaan sebagai Gampong Diving, yang telah meraih juara dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun 2022 kategori Wisata Air,” ujarnya.
Pada saat itu, salah satu wisatawan asal Malaysia, Khairol Anuar (37) yang juga ikut dalam acara Underwater Clean Up itu merasa bahagia dapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan peduli lingkungan tersebut.
Khairol Anuar mengatakan, bahwa Masyarakat Sabang sangat ramah terhadap Wisatawan yang dating ke Sabang. Sehingga, terasa seperti berada di tempat sendiri.
”Saya merasa senang bisa ikut acara clean up ini di Sabang. Karena kalau di Malaysia untuk ikut acara clean up seperti ini harus bayar, sedangkan di sini gratis, sehingga saya sangat tertarik,” pungkas Wisatawan berkebangsaan Malaysia itu.













