situasi.co.id I SIMEULUE – Kabupaten Simeulue merupakan Daerah kepuluan yang memiliki ribuan hektar lahan tidur yang bisa dimanfaatkan oleh petani untuk menopong kehidupan sehari-hari salah satunya menanam jagung pakan, Jum’at (17/02/2023).
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue Asludin SE. M.Kes,. saat dikonfirmasi media Situasi.co.id mengatakan, Pemerintah sangat mendukung atas ditanamnya jagung pakan, karena mempunyai nilai ekonomi tinggi.
“Kalau kita lihat dari segi ekonomi, jagung pakan ini layak untuk dikembangkan, Pemerintahpun harus ikut serta mendukung penuh, dikarnakan Daerah lain sudah mengembangkan pertanian jagung ini seperti Kabupaten Aceh Jaya Contohnya Alhamdulillah sudah berhasil,” kata Asludin waktu meninjau jagung di Desa Lamayang.
Pada kesempatan itu, Ali Imran selaku pengusaha jagung pakan mengatakan, bahwa pihaknya telah menanam jagung sebanyak 1 Hektare. Namun, penananam tersebut sebagai uji coba.
“Ada ada satu hektar lahan yang kami cobak kelola, untuk uji cobak dulu,” kata Ali juga hari ini menjabat sebagai Kepala Desa Lamayang.
Ali juga menjelaskan, bahwa program penanaman jagung pakan ini merupakan salah satu program tokoh Masyarakat Simeulue H. Acmad Danion ST. Hal tersebut, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Simeulue.
Sementara itu, untuk mendukung suksesnya penanaman jagung pakan ini, untuk biaya pengolahan lahan, bibit pioner dan pupuk akan dibantu oleh H. Acmad Danion ST.
“Untuk biaya pengolahan lahan, dan bibit, serta pupuk akan dibantu bapak H. Acmad Danion ST,” ungkap Ali.
Tamba Ali, dengan adanya bantuan pihaknya sangat terbantu, meski bersifat pinjam pakai. Kemudian, apa bila berhasil pihaknya aka kembali meminjam dana untuk petani lain.
“Kalau sudah berhasil, modal pinjam pakai tadi dikembalikan untuk membantu petani lainya,” imbuhnya.
Untuk diketahui, waktu standar panen jagung sekitar 3 hingga 4 bulan, sementara pihaknya mengambil waktu 4 bulan masa tanam hingga siap panen.













