Sosial  

Dewan Dakwah Aceh Kirim 17 Dai, Daiyah ke Pedalaman Aceh dan Sumatera Utara

Dewan Dakwah Aceh Kirim 17 Dai dan Daiyah ke Pedalaman Aceh dan Sumatera Utara
Pelepasan Kafilah Dakwah Ramadhan yang berlangsung di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Dewan Dakwah Aceh bekerjasama dengan Forum Dakwah Perbatasan mengirimkan sebanyak 17 Dai dan 17 Daiyah yang tergabung dalam Kafilah Dakwah Ramadhan ke daerah di pedalaman Aceh dan Sumatera Utara.

Daerah tersebut tersebar dibeberapa desa di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Gayo Lues serta Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Adapun pelepasan Kafilah Dakwah Ramadhan itu berlangsung di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, oleh Ketua Dewan Dakwah Aceh, Prof Dr. Muhammad AR MEd, Minggu (19/3/2021).

Selama Ramadhan, Dai dan Daiyah akan mengisinya berbagai kegiatan. Diantaranya menjadi Imam shalat Taraweh, Khutbah Jum’at dan ceramah Ramadhan. Selain itu juga pelatihan TPA, pesantren kilat, Tahsin Al-Qur’an dan ceramah Idul Fitri serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

BACA JUGA:   Pemerintah Aceh Serahkan RAPBA 2024 Rp10,3 Triliun ke DPRA 

“Berdakwah merupakan tugas para nabi dan rasul. Oleh karena itu perlu keikhlasan dan kesabaran. Dalam menjalankan misi dakwah ini, dimohon agar menjaga nama baik Dewan Dakwah dan juga semua kegiatan yang dilakukan untuk dapat didokumentasikan sebagai bahan laporan,” kata Prof Muhammad AR, Rabu (22/03/2023).

Ia berharap, dengan hadirnyaDai dan Daiyah yang merupakan mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh itu akan menambah semangat masyarakat tempatan dalam beribadah di bulan suci Ramadhan.

BACA JUGA:   Pj Gubernur Buka Rakor Penguatan Pemerintah Gampong Seluruh Aceh

Sementara itu, Direktur ADI Aceh, Dr Abizal Muhammad Yati Lc MA mengucapkan selamat berjuang kepada para Dai dan Daiyah tersebut.

Ia menambahkan, Kafilah Dakwah Ramadhan ini merupakan bagian dari program pembelajaran di lembaga ADI sebagai bentuk dakwah lapangan. Sehingga, nantinya mareka akan terbiasa dengan kondisi dan situasi di daerah.

“Kami berharap program tersebut dapat menjadikan para mahasiswa ADI sebagai daii yang sesungguhnya. Terlebih selama ini mereka hanya mendapatkan pemaparan materi berupa teori. Dengan berhadapan langsung bersama masyarakat, tentunya akan lebih banyak lagi ilmu dan pengalaman yang didapatkan,” kata Dr Abizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *