SIMEULUE – Sejumlah elemen masyarakat meminta kepada DPR-RI asal Aceh dan juga Kementerian Perhubungan RI untuk meninjau pembangunan gedung SROP di Simeulue yang saat ini pembangunannya tampak di lapangan sedang dipacu, supaya proyek APBN itu bagus hasilnya.
Salah seorang masyarakat Simeulue yang tidak ingin disebutkan namanya, sangat berharap proyek pembangunan gedung SROP ini bisa ditinjau lansung Anggota DPR RI asal Aceh bila perlu dari Kementerian Perhubungan RI lansung.
“Sehingga pembangunan gedung SROP yang dilaksanakan PT. Karya Mukti Bersaudara dapat berjalan sesuai yang kita harapkan,” kata salah seorang masyarakat Simeulue kepada media situasi.co.id rabu (14/06/2023).

Adapun pembangunan gedung Stasiun Radio Pantai (SROP) dan fasilitas penunjang lainnya tertulis di papan proyek di lokasi pembangunan belakang Kantor Bupati Simeulue, lokasi pembangunanya dua titik, Sinabang (red-Simeulue) dan Susoh (red-Abdya).
Di lokasi pembangunan gedung SROP tertera Kontrak : PL.107/3/DNG.SAB-2023. Lokasi Susoh dan Sinabang nilai kontrak Rp 16 032.464.500,-
DIPA Tahun 2023, Nomor DIPA : SP DIPA-022.04.2.413002/2023.l Tanggal DIPA 30 November 2023
Kemudian waktu kontrak atau masa kerja 240 hari. Perusahaan pelaksana PT. karya Mukti Bersaudara dan perubahan Pengawasan CV. Elevasi Cross Desain.
Media situasi.co.id di saat melakukan cek dan ricek ke lokasi pembangunan Rabu (14/6) tidak berhasil menjumpai perwakilan perusahaan pelaksana dan pengawasnya.
Seseorang yang di lokasi pembangunan menurut para pekerja sebagai mandor tak mau memberikan keterangan. Saat ditanya Ia mengaku berasal dari Binjai, Sumatera Utara.
Sementara ditanya siapa pengawas proyek itu, Muazi namun saat mereka sedang bekerja siang itu Muazi sedang keluar untuk sesuatu keperluan.
Nomor Kontak Muazi yang di hubungi oleh media baik melalui saluran biasa mau WhatsApp tidak terkoneksi.
Sementara itu Mandor asal Binjai itu, ketika ditanya siapa pelaksana kegiatan itu untuk dikonfirmasi “Nama Boss, pak Bukhari namun nomor kontaknya tidak dikasih sama kami,” tutupnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Simeulue, Mulyawan Rohas yang dikonfirmasi media Rabu (14/6) siang terkait gedung SROP mengaku tidak kenal dan bahkan tidak tahu sama sekali adanya bangunan itu.
“Saya tidak tahu dan saya tidak kenal. Mereka tidak pernah ada sowan ke Dinas Perhubungan Simeulue,” pungkasnya













