APBN 2024 Salurkan Rp 434,3 Triliun untuk Subsidi BBM hingga Listrik

IMG 20250107 155203
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin, 6 Januari 2025. Foto: HO-Kemenkeu.

Listrik rumah tangga 900 VA non-subsidi mendapatkan kompensasi Rp 400 per kWh (22 persen), menurunkan biaya dari Rp 1.800 per kWh menjadi Rp 1.400 per kWh dan dimanfaatkan oleh 50,6 juta pelanggan.

Sementara untuk pupuk, nilai realisasi subsidi mencapai Rp 47,4 triliun untuk 7,3 juta ton pupuk kepada petani.

Pupuk urea, dengan harga seharusnya Rp 5.558 per kilogram, dijual dengan harga Rp 2.250 per kilogram atau disubsidi Rp 3.308 per kilogram (59 persen).

Sementara pupuk NPK yang seharusnya berharga Rp 10.791 per kilogram, dijual kepada petani dengan harga Rp 2.300 per kilogram atau disubsidi sebesar Rp 8.491 per kilogram (78 persen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *