BANDA ACEH – Pelatih Semen Padang FC, Delfriadri, mengakui bahwa mental anak asuhnya terguncang saat mereka tertinggal di babak pertama menghadapi Persiraja Banda Aceh. Laskar rencong akhirnya meraih kemenangan melalui gol tunggal Ramadhan dalam pertandingan lanjutan.
“Dalam hal mental, kami sedikit terguncang karena kami mengalami kekalahan malam ini,” ungkap Delfriadri kepada media setelah pertandingan terakhir putaran pertama Liga 2, yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Sabtu (21/10/2023).
Delfriadri menyebut permainan pemain Semen Padang sempat tersendat akibat pertahanan yang kuat dari Persiraja selama pertandingan. Dia juga mengakui bahwa menghadapi Laskar rencong menjadi sebuah tugas yang sulit, meskipun terkadang mereka mendapatkan peluang mencetak gol.
Di sisi lain, Delfriadri juga merasa ketidakpuasan mereka terhadap kinerja wasit, merasa bahwa beberapa keputusan tidak menguntungkan timnya.
“Mungkin karena pandangan wasit berbeda dengan yang kami lihat. Seperti itulah dinamika sepak bola Indonesia,” ujarnya.













