BANDA ACEH – Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali memberi sanksi kepada Persiraja Banda Aceh.
Hal itu, berdasarkan informasi yang ditelusuri Situasi.co.id dari situs resmi PSSI. Hukum tersebut dijatuhkan sesuai hasil Sidang Komite Disiplin PSSI pertanggal 25, 26 dan 27 Oktober 2023 yang lalu.
Menilik komentar Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul alias Gidong pada kolom komentar instagram @kabaraceh mengatakan, bahwa manajemen bertanggungjawab.
Tak hanya itu, Gidong juga mengajak Suporter dan Masyarakat Aceh untuk mendoakan perjuangan Palestina.
“Manajemen akan bertanggung jawab dan mari kita doakan perjuangan saudara kita di Palestina. Salam lantak Laju,” tulis Gidong di kolom komentar Instagram beritaaceh empat hari yang lalu, Minggu (05/11/2023).
Pada kesempatan itu, Erick pun mengomentari isu yang berkembang terkait Komite Disiplin PSSI yang memberikan sanksi kepada Persiraja Banda Aceh akibat berkibarnya bendera Palestina.
“Jadi tegas yang terjadi di Persiraja bukan karena ada suporter yang mengibarkan bendera Palestina,” ungkap Erick Thohir, Senin (06/11/2023).
Erick pun menuturkan, hal itu sebuah disinformasi yang disebarkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.
Oleh sebab itu, Erick mengungkapkan, sesungguhnya yang menjadi sorotan dalam kasus itu bukanlah bendera Palestina. Melainkan, suporter yang melakukan Pitch Invasion (Invasi Lapangan).
“Ini soal suporter yang melakukan Pitch Invasion yang hal itu tidak diperkenankan. Apalagi kita sangat ketat menerapkan standar keamanan di lapangan seusai peristiwa Kanjuruhan,” pungkasnya.













