SIMEULUE – Pemerintah Kabupaten Simeulue, Gelar Focus Group Discussion (FGD) perihal Kajian Akademis dari Segi Hukum dan Bisnis Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) dengan Tenaga Ahli Universitas Syah Kuala (USK) di Aula Setdakab setempat. Minggu (04/06/2023).
Penjabat Bupati Simeulue Ahmadlyah, S.H yang langsung membuka acara tersebut secara virtual melalui zoom meeting, menyampaikan harapan agar kebun sawit ini dapat dikelola secara maksimal sehingga dapat menampung tenaga kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kita sangat berharap kebun sawit ini, dapat dikelola dengan baik dan maksimal, untuk peningkatan perekonomian masyarakat Simeulue,” kata Ahmadliyah saat dikonfirmasi media situasi.co.id senin, (05/06/2023).
Lebih lanjut, Ahmadliyah mengatakan, kepada para tim ahli agar dapat mengkaji secara yuridis dan bisnis secara Penyertaan Modal, KSO atau Metode PSR sehingga akan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Simeulue.
Sementara itu, Tim Ahli dari USK yang dipimpin Dr. Rustam Effendi, S.E.,M.Econ akan melakukan pendalaman dari segi teori dan kajian lapangan serta saran dan masukan melalui FGD, selanjutnya pertimbangan dan analisa secara matang baru nanti diambil suatu kesimpulan.
“Pihak akan melakukan pendalaman dari segi teori dan kajian dilapangan, baru diambil sebua kesimpulan yang terbaik untuk Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Simeulue,” ungkap rustam
Dalam kesempatan FGD tersebut, beberapa tokoh Simeulue memberikan pandangan dan saran termasuk Drs. Darmili Mantan Bupati Simeulue,
“Kita sangat senang bisa berhadir dan memberikan pandangan serta saran supaya PDKS ini dapat dikelola dengan baik melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ungkap mantan Bupati Simeulue itu.
Tampak hadir pada kesempatan ini para unsur Forkopimda, Anggota DPRK Simeulue Hamsipar dan Ihya Ulumuddin, Mantan Sekda Mohd. Riswan R, Ketua Kadin Iskandar, para Staf Ahli Bupati, Para Kepala SKPK, para Kabag, para Camat, dan para Tokoh Masyarakat.













