Petugas Imigrasi Langsa Amankan Tiga Warga Asal Myanmar

imigrasi
Petugas imigrasi Langsa saat menjemput tiga warga asal Myanmar di Kabupaten Aceh Timur, Kamis (19/4/2023) (Foto: Antara)

ACEH TIMUR – Petugas Imigrasi Kelas II TPI Langsa telah mengamankan tiga warga asal Myanmar yang diduga sebelumnya diselamatkan nelayan di Kabupaten Aceh Timur.

Staf Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa Fajri mengatakan, mereka diamankan guna dilakukan pemeriksaan dan proses keimigrasian lebih lanjut.

“Kami akan memeriksa dan lengkapi beberapa dokumen keimigrasian terhadap ketiganya sebelum mereka dideportasi ke negara asal,” kata Fajri saat menjemput tiga warga Myanmar itu, Rabu (19/4/2023).

Lebih lanjut, Fajri mengatakan, setelah memastikan status ketiga warga Myanmar tersebut, pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan kedutaan mereka di Indonesia. Koordinasi itu juga terkait pemulangan mereka ke negaranya.

BACA JUGA:   Polisi Tangkap Enam Penambang Galian C Ilegal di Aceh Timur

“Dokumen perjalanan nanti tergantung hasil koordinasi dengan pihak kedutaan mereka di Indonesia. Jadi pemulangan ke negara asal sangat tergantung dari dokumen yang dikeluarkan kedutaan mereka,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Aceh Timur Teuku Amran menyampaikan, bahwa ketiga warga Myanmar tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi.

BACA JUGA:   Anggaran Pilkada Aceh Timur Disepakati Capai Rp46,5 Miliar

“Ketiga warga Myanmar tersebut sekarang sudah dijemput pihak imigrasi untuk diperiksa dan proses selanjutnya. Mereka sebelumnya diselamatkan di perairan Selat Malaka,” kata Amran.

Perlu diketahui, ketiga warga negara Myanmar itu ditemukan nelayan asal Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur dalam kondisi terombang-ambing di atas sebuah tong ikan di perairan Selat Malaka.

Selanjutnya, nelayan yang melihat ketiga warga asing tersebut langsung mengevakuasi menggunakan kapal motor KM Kambia milik Akhyar yang dinakhodai Razali Hasan dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *