SIMEULUE – Tidak beroperasinya Kapal Aceh Hebat 1, seperti biasa melayani rute pelabuhan Sinabang-Calang, menimbulkan tanda tanya besar dikalangan masyarakat Kabupaten Simeulue.
Bagaimana bisa terjadi, kapal pelayanan publik yang sudah beroperasi bertahun tahun pada rute yang sama. Tiba-tiba berhenti melayani masyarakat, dengan alasan menunggu keputusan kewenangan mengeluarkan surat izin pelayaran.
Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Simeulue, Rasmanudin H. Rahamin saat dikonfirmasi media situasi.co.id menyampaikan terlalu naif alasan Pemerintah, Aceh Hebat satu tidak bisa beroprasi lagi dengan rute Sinabang-Calang akibat surat izin.
“Ini menyangkut hajat hidup puluhan ribu orang, persoalan ekonomi masyarakat Kabupaten Simeulue, bukan soal sekedar dimana tempat buang hajat,” kata Rasman saat dikonfirmasi media situasi.co.id rabu (12/07/2023).
Lebih lanjut, menurut Rasman sebuah pelayanan publik yang vital berhenti dipertengahan tahun anggaran berjalan, kemudian masa libur Siswa dan Mahasiswa tahun Ajaran baru dan Arus balik mudik Idul Adha ini sangat disayangkan.
“Saya tidak habis pikir Pemerintah bisa lalai dengan ini semua, bisa terlambat mengurus izin pelayaran berikutnya, bagaimana bisa tidak ingat masa izin pelayaran, kewenangan muncul disaat habis masa izin pelayaran parah ini,” imbuhnya
Kemudian, adanya uji sandar kapal ke pelabuhan yang lain, menunjukkan adanya rencana perubahan rute pelayaran dari Sinabang ke Calang menjadi Sinabang ke Meulaboh. Jadi bukan semata mata soal izin pelayaran.
“Kami masyarakat meminta apapun yang akan dilakukan oleh pemerintah baik Daerah maupun Pusat, untuk lebih peka ( sense of crisis ) terhadap penderitaan masyarakat di bawah terlebih ini di pulau terpencil Simeulue,” tegasnya
Meskipun tidak sampai pada Inflasi seperti yang di khwatirkan oleh Kadin Simeulue. Tapi ini jelas dalam jangka pendek bisa menimbulkan kenaikan harga barang, masyarakat yang menanggung akibatnya.
Selain tergangunya pasokan barang yang harus di pikirkan segera, lonjakan arus balik mudik IDUL ADHA, liburan Siswa dan Mahasiswa.
“Jika melihat arus mudik dan liburan baru baru ini dimana penumpang sangat membludak, ahirnya banyak yang membeli tiket non sit dengan kapal sebesar Aceh Hebat 1, Bisa kita bayangkan ketika Kapal AH 1 tidak beroperasi,” pungkasnya













