PP Muhammadiyah Terima Dubes Iran, Soroti Tragedi Perang Kemanusiaan

Mohammad Boroujerdi Dubes Iran (kiri), Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah (kanan), di Gedung PP Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (7/4/2026). Foto: Medsos
Mohammad Boroujerdi Dubes Iran (kiri), Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah (kanan), di Gedung PP Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (7/4/2026). Foto: Medsos

SITUASI.CO.ID | Jakarta- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta Pusat, pada Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut, diterima langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A Mughni, serta perwakilan dari Lembaga Hubungan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas perang dan tragedi kemanusiaan di Iran akhir-akhir ini. Namun di sisi lain, kita optimis perang di berbagai belahan bumi manapun untuk segera diakhiri atas nama kemanusiaan dan perdamaian.

“Bagi kami peristiwa atau tragedi ini bukan menyangkut Iran sebagai entitas bangsa atau negara yang semata mata Islam, tapi jauh lebih daripada itu Iran yang merdeka dan berdaulat. Semua berhak hidup damai, tanpa serangan oleh siapapun atas nama apapun,” kata Haedar, dikutip dari Muhammadiyah.or.id.

BACA JUGA:   Kapal Imigran Rohingya Dikabarkan Berada di Perairan Aceh Barat

Situasi Iran terkini, imbuhnya, memberikan sinyal bagi dunia, bahwa negara Islam mampu bangkit dan memberikan rahmatan lil alamin. Bahkan situasi yang dihadapi Iran akan menjadikan negara Islam ini semakin kuat, maju, dan tangguh menghadapi dunia ke depan.

“Maka PP Muhammadiyah menyampaikan simpati, kepedulian, dan juga menyampaikan keprihatinan, sekaligus juga kami percaya Iran mampu keluar dari tragedi yang merusak peradaban ini dan nanti tumbuh menjadi negara yang kuat,” harap Haedar.

BACA JUGA:   Di Acara Jogja Asik, Kapolri Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Sementara itu, Mohammad Boroujerdi Dubes Iran untuk Indonesia, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Muhammadiyah kepada Iran. Sebab Muhammadiyah telah memberikan dukungan dengan seksama dan terbuka kepada Iran.

Menjelaskan kondisi Iran saat ini, Mohammad Boroujerdi menyebut, penyerangan terhadap Iran yang terjadi 28 Februari 2026 diarahkan ke rumah dinas dan tempat kerja Ayatullah Khomeini, dan lembaga pendidikan di Kota Minab yang menewaskan ratusan siswa.

“Tentunya ini membawa pesan khusus bagi kita semua. Pesan tersebut dengan serangan ganas ingin menjelaskan bahwa yang dihadapi tidak lagi peduli anak-anak atau manusia usia lanjut,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *