Lapas Kelas III Sinabang Tegaskan Komitmen Zero Halinar untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berintegritas

IMG 20260416 WA0082
Lapas Kelas III Sinabang Tegaskan Komitmen Zero Halinar untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berintegritas. Foto: (ist)

SITUASI.CO.ID | SIMEULUE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sinabang terus mengukuhkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih melalui implementasi program Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba). Kamis (16/4/2026)

Program ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada penguatan integritas serta peningkatan keamanan di setiap satuan kerja pemasyarakatan. Melalui langkah ini, Lapas Sinabang berupaya memastikan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal sebagai tempat pembinaan yang bebas dari pengaruh negatif.

Upaya penguatan integritas dilakukan melalui pembinaan mental serta pengawasan ketat terhadap seluruh jajaran petugas. Setiap pegawai dituntut menjunjung tinggi profesionalisme serta menghindari segala bentuk praktik ilegal yang dapat merusak citra institusi.

BACA JUGA:   Sepekan Pasca Pembakaran Rumah di Simeulue, Korban Berharap Perhatian Wakil Rakyat

Selain itu, sistem pengamanan berlapis juga terus diperkuat guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan lapas, khususnya di blok hunian warga binaan.

Kepala Lapas Kelas III Sinabang, Nazaryadi, dalam arahannya menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Ia menginstruksikan jajaran pengamanan untuk meningkatkan deteksi dini serta melaksanakan penggeledahan rutin secara intensif.

“Setiap petugas harus memiliki keberanian untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran tanpa pandang bulu demi menjaga marwah institusi,” tegas Nazaryadi.

Selain penguatan pengamanan, Lapas Sinabang juga menaruh perhatian serius pada pencegahan praktik pungutan liar dalam pelayanan publik. Seluruh layanan bagi warga binaan, seperti layanan integrasi dan kunjungan, diberikan secara transparan dan tanpa biaya, sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:   Yayasan AMANAH bersama Bupati Aceh Besar Bahas Program Pendidikan, Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan sebagai institusi yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik koruptif.

Nazaryadi menambahkan, keberhasilan program Zero Halinar sangat bergantung pada konsistensi serta sinergi seluruh pegawai dalam menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Dengan komitmen bersama, kami optimis Lapas Kelas III Sinabang mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba, handphone, dan pungutan liar secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *