SITUASI.CO.ID | BANDA ACEH – Jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Polresta Banda Aceh menggelar apel pagelaran sarana dan prasarana (sarpras) di halaman Mapolresta, Minggu (26/4/2026) siang.
Sebanyak sekitar 300 personel akan dikerahkan untuk mengamankan peringatan tersebut di sejumlah objek vital, antara lain Kantor DPRA, Kantor Gubernur Aceh, Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Taman Bustanussalatin, dan Bundaran Simpang Lima.
Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan kekuatan cadangan (power on hand) Kapolresta Banda Aceh yang terbagi dalam beberapa satuan tugas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Bantuan, patroli kota, serta personel polisi wanita (Polwan).
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kabag Ops AKP Muhammad Hasbi mengatakan, apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana menjelang peringatan May Day yang akan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026.
“Apel kesiapan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan May Day. Artinya, sebelum pelaksanaan kegiatan, Polresta Banda Aceh telah melakukan gladi kesiapan personel maupun peralatan yang akan digunakan,” ujar Hasbi.
Ia menambahkan, pengamanan May Day di Kota Banda Aceh secara umum berpedoman pada surat perintah dari Polda Aceh, di mana Polresta bertugas mendukung perlibatan personel dan sarpras.
Secara teknis, lanjut Hasbi, pihaknya telah memploting posisi personel serta menyiapkan kekuatan cadangan Kapolresta. Penempatan personel difokuskan di sejumlah objek vital seperti Kantor DPRA, Kantor Gubernur Aceh, Kantor Disnaker, Masjid Raya Baiturrahman, Bundaran Simpang Lima, dan Taman Bustanussalatin.
Ia juga menekankan pentingnya sikap tampang personel dalam pelaksanaan tugas, serta memastikan seluruh perlengkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk penggunaan gampol.
“Lakukan pengecekan kesiapan sarpras, mulai dari alat komunikasi (HT) hingga kendaraan operasional sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Selain itu, personel diingatkan untuk tidak membawa senjata api maupun senjata tajam selama pengamanan, kecuali bagi satuan Brimob jika diperlukan. Untuk menjaga kondisi fisik, personel juga akan diberikan dukungan vitamin.













