situasi.co.id I SIMEULUE – Untuk menumbuhkan sikap kesatuan dan persatuan, Pemuda Desa Kuta Baru, Kecamatan Simeulue Tengah mengadakan gotong royong untuk membangun lapangan Bola Kaki yang telah lama tidak digunakan, Senin (06/01/2023).
Selain itu, dalam menjaga kondisi sosial yang menjamin terciptanya hubungan dan interaksi sosial sesama Pemuda yang selaras dan seimbang, diperlukan peran serta dukungan seluruh kalangan Pemuda.
Ketua Pemuda Desa Kuta Baru, Jufrizon S.Pd saat dikonfirmasi situasi.co.id mengatakan, dalam rangka memupuk persatuan yang telah hilang akibat aktifitas masing-masing. Maka, perlu diaktifkan kembali melalui gotong royong.
“Kita aktifkan kembali budaya gotong royong, semangat kebersamaan, untuk pembangunan lapangan bola kaki,” kata Jufri.
Jufri juga berharap, dengan bergotong royong untuk pembangunan lapangan Bola Kaki, dapat menimbulkan rasa persatuan dan kesatuan serta rasa memiliki.

“Harapan semoga dengan adanya pembangunan lapangan sepak bola yang dilakukan dengan cara gotong royong, bisa timbul rasa kepemilikan bersama,” pintanya.
Menurut Jufrizon, dengan adanya pembangunan lapangan Bola Kaki, sangat penting untuk pemuda dan anak-anak. Kendati ukuran lapangan Bola Kaki tersebut tidak maksimal. Namun, untuk meningkatkan minat pemuda dibidang olahraga sangat diperlukan sarana Lapangan Bola.
Sementara itu, salah satu Warga Desa Kuta Baru, Ramual mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at. Tak hanya itu, setiap Pemuda dibebankan membayar iuaran Rp 5.000 sebagai Kas dan dapat dipergunakan apabila ada kegiatan.
Dalam hal itu juga, Ramual berterimakasi atas kedatangan Pemuda yang telah berpartisipasi dalam rangka gotong royong untuk pembangunan lapangan Bola Kaki.
“Karena dengan adanya lapangan sepak bola ini akan memicu semangat anak-anak dan pemuda untuk meningkatkan keahlianya dibidang olahraga,” pungkasnya.













