situasi.co.id I SIMEULUE – Sejak tahun 2021, Politeknik Kepulauan Simeulue telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) Nomor 165/D/O/2021, dengan tingkat akreditas baik, Senin (27/02/2023).
Polteksim didirikan atas kebutuhan Masyarakat dan untuk kemajuan Daerah Kabupaten Simeulue yang merupakan Kabupaten Kepulauan terluar dari daratan Aceh – Sumatera.
Saat ini, Polteksim memiliki tiga Program Studi, yakni D-IV Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan, D-III Budi Daya Ikan, dan D-III Perikanan Tangkap.
Program Studi (Prodi) tersebut sesuai dengan kearifan lokal Simeulue yaitu kelautan dan perikanan.
Dengan hadirnya Program Studi Polteksim di Kabupaten Simeulue, sangat membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama bagi siswa/i yang ingin melanjutkan pendidikan satu tingkat lebih tinggi.
Kemudian, biaya pendidikan diluar daerah sangat terbilang tinggi. Sehingga, hadirnya Politeknik Kepulauan Simeulue dapat memberikan solusi dan kemudahan biaya pendidikan.
Pembina Yayasan Polteksim, Dr. Amin Haris,M.Pd kepada Situasi.co.id mengatakan, bahwa harapan ke depan Polteksim menjadi Politeknik Maritim Nusantara satu-satunya di Indonesia, sesuai dengan keberadannya dala wilayah kemaritiman samudera Hindia.
“Sesuai dengan keberadaanya berada di wilayah maritim Samudera Hindia, kita sangat berharap Politeknik Simeulue kedepanya bisa menjadi politeknik Nusantara satu-satunya yang ada di Indonesia,” kata Amin Haris.
Pakar Manajamen Pendidikan sekaligus Putra terbaik Simeulue itu, mengajak semua Dosen, Tendik, Mahasiswa, Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk sama-sama membangun dan membesarkan Polteksim tersebut.
“Demi memberikan yang terbaik untuk pulau Simeulue, mari sama-sama kita membangun dan membesarkan polteksim,” ungkap Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah itu.













