Marhadin: PLTA Solusi Sering Padamnnya Listerik di Kabupaten Simeulue

IMG 20230404 143718 11zon
Marhadin S,T Kepala Sekolah Madrasa Tsanawiyah Negeri 1 Simeulue Tengah, selasa, (04/04/2023) (Foto: Agus Muliadi).

SIMEULUE – Tenaga Listrik di Kabupaten Simeulue yang masih bersumber dari tenaga Disel menjadi sebuah beban berat pengoprasianya. Sehingga mengakibatkan listerik di Simeulue sering mengalami padam, apalagi dalam bulan suci ramadhan, maka perlu adanya inovasi yang baru untuk pembangkit listerik di Simeulue.

Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN) Simeulue Tengah Marhadin S,T mengatakan, untuk Simeulue, selagi masih bergantung dengan tenaga Disel (PLTD), ditambah semakin bertambahnya pelanggan baru, maka, pemutusan daya secara bergantian diprediksi akan terus berlanjut.

Untuk itu, sekedar sumbang saran kepada para pemangku kebijakan baik Pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Untuk tenaga listerik di Simeulue perlu di kembangkan inovasi yang terbaru.

Seperti yang sudah dilakukan Daerah-Daerah lain yang sudah duluan mencari alternatif pemenuhan energi listrik seperti Kabupaten Aceh Tengah, sedang mengerjakan pembuatan PLTA peusangan I dan II yang sumber airnya memamfaatkan danau Laut Tawar, AcehTengah.

BACA JUGA:   Penjabat Gubernur Resmi Buka MTQ Aceh di Simeulue

Jika nanti selesai PLTA tersebut dan rencana akan beroperasi diakhir tahun ini maka, akan dapat memenuhi kebutuhan listrik di Aceh Tengah, dan sekitarnya, selama ini yang masih bergantung pada PLTD, secara bersamaan PLTD disana bisa jadi akan di pensiunkan.

“Maka solusi yang kami tawarkan untuk penanggulangan daya listrik wilayah Simeulue, perlu dikembangkan inovasi atau penemuan sumber energi baru dan terbarukan. Perlu dimamfaatkan danau di Simeulue sebagai sumber energi listrik tenaga Air (PLTA),” kata Marhadin pada situasi.co.id selasa, (04/04/2023).

Lebih lanjut, PLTA sudah pernah menjadi sebuah perbincangan ringan beberapa calon pejabat dan pejabat Simeulue di tahun 2001 silam. Buangan dari turbin sumber listerik tenaga air, bisa dimamfaatkan untuk mengairi persawahan masyarakat.

“Bahkan ketika kami sedang mengikuti PIM di Bukit Tinggi Sumatera Barat, kami menganalisa untuk menjejaki pemamfaatan danau laut tawar dan aliran sungai Simeulue menjadi sumber listrik tenaga air,” ungkap Marhadin.

BACA JUGA:   Pimpin Rapat Terbatas PON Aceh - Sumut, Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Rampung Agustus 2024

Salah satu Kepala Dinas waktu itu Alm. Pak Syafruddin (Pk Ampluk), Mantan Kadis Pertanian sangat mendukung terealisasinya rencana tersebut. Namun sayang, pada tahun 2002 perbincangan tersebut hanya tinggal sebatas wacana karena Pemerintah Daerah (PEMDA) sedang fokus untuk membesarkan PDKS.

“Sayapun beralih garis tangan hidup menjadi tenaga pendidik bagi anak-anak Simeulue, yang tentunya jauh berkecimpung dari profesi sistem ketenagaan, pembangkit dan energi,” pungkasnya

Kemudian pada intinya, Simeulue perlu beralih dari PLTD ke PLTA, setidaknya perlu dikaji ulang pemamfaatan Sumber Daya Alam (SDA) Simeulue. Untuk memenuhi daya listrik sebagai urat nadi yang utama, dalam rangka memajukan dan menggalakan berkembangnya perekonomian masyarakat Simeulue ke depan. Sehingga bermuara bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sejahteranya masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *