JANTHO – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP., MM bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Hendri Yono, meresmikan Meunasah Santri Pesantren Babul Mahgfirah Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Jumat (03/03/2023).
Muhammad Iswanto menyatakan, Pemkab Aceh Besar memberikan perhatian khusus untuk Pendidikan Dayah. Namun, perlu diingat, Aceh Besar memiliki cakupan wilayah yang luas serta Dana yang juga turut terbatas. Sehingga, Pemkab Aceh Besar harus bersikap adil terhadap semua pesantren yang ada.
“Intinya kita tetap care, agar Pendidikan Dayah di Aceh Besar terus berkembang dan berkontribisi untuk pembentukan SDM yang handal di Aceh Besar,” tutur Iswanto yang secara khusus datang ke Babul Maghfirah dengan memangkas kunjungan kerjanya ke Jakarta.
Iswanto juga mengucapkan terimakasih kepada Hendri Yono yang telah mengalokasikan dana Pokir untuk membangun Meunasah Santri yang representatif itu.
Senada dengan Iswanto, anggota DPR Aceh, Hendri Yono mengatakan, dirinya merasa terpanggil untuk membantu pembangunan Meunasah Santri Babul Maghrah. Ia ingin anak-anak santri dapat melaksanakan Ibadah dengan nyaman.
“Allah memberii kesempatan bagi saya untuk membantu sesama, ya saya laksanakan. Toh semua adalah amànah Allah,” tutur Hendrono.
Sementara Ustad Masrul Aidi menyatakan rasa terimakasihnya atas sumbangan pembangunan Meunasah Santri yang ia pimpin itu.
Pimpinan pesantren Babul Maghfirah itu memberikan apresiasi khusus kepada Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto yang langsung datang ke pesantren Babul Maghfirah untuk meresmikan Meunasah tersebut.
“Alhamdulillah, inilah kepala daerah Aceh Besar yang pertama mengunjungi pesantren ini. Kami berdoa agar Pak Peje dilindungi dan diberkahi Allah,” tutur Ustad Masrul Aidi.
Dalam kesempatan itu Pj Bupati Iswanto juga menyerahkan bantuan berupa sajadah untuk Meunasah baŕu itu.













