situasi.co.id I SIMEULUE – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue, Asludin,SE, M.Kes, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (MUSDA) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Simeulue di Aula SetdaKab lantai III, Kamis (09/02/2023).
Untuk diketahui, organisasi MES merupakan salah satu organisasi yang mendorong pelaku usaha kecil maupun yang besar, agar terhindar dari kegiatan usaha yang memperaktekan secara konvensional.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Asludin SE, M.Kes dalam sambutanya, saat dikonfirmasi situasi.co.id mengatakan, dengan hadirnya Masyarakat Ekonomi Syari’ah akan menumbuhkan perkonomian yang ada di Daerah, Khusunya Kabupaten Simeulue.
“Kita sangat berharap dengan hadirnya MES di Simeulue ini, untuk terus membuat gerakan dan inovasi. Ekonomi syariah ini harus menjadi bagian dari masyarakat Simeulue mengingat hari ini praktek-praktek usaha secara konvensional masih terus dilakukan,” ungkap Asludin dalam sambutannya.
Sementara itu dalam sambutanya Ketua Umum Devinitif Zulfata, SP, MP. untuk kepengurusan priode pihaknya telah berahir. Maka, perlu diadakan Musyawarah Daerah (MUSDA), dengan tujuan untuk melakukan penilaian terhadap Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) kepengurusan priode yang telah berakhir, sekaligus dilakukannya pemilihan kepengurusan untuk priode selanjutnya.
“Karena periode kami telah berahir maka, perlu diadakanya kepengurusan yang baru untuk melanjutkan estafet MES ini,” pungkas Zulfata yang juga hari ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR.
Adapun kegiatan Musyawarah MES ini turut hadir pada acara tersebut Ketua Kadin Simeulue Ir. Iskandar, Ketua FKUB Simeulue Rasmanudin, SE, Kakan Kemenag Simeulue dan sejumlah pelaku usaha.













