SITUASI.CO.ID | SIMEULUE– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue dari Partai Amanat Nasional (PAN), Sunardi, melaksanakan Reses Tahap I Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Cafe Pro Mak Oci, kawasan Pelabuhan Fery, Kabupaten Simeulue.Minggu (1/3/2026)
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Sunardi untuk bertatap muka dan berdialog langsung dengan konstituennya. Lebih dari 90 peserta hadir dalam reses tersebut, terdiri atas kepala desa aktif dan para mantan kepala desa dari daerah pemilihan (dapil) yang diwakilinya.
Reses yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum tersebut dimanfaatkan Sunardi untuk mendengarkan berbagai aspirasi serta berdiskusi mengenai arah dan prioritas pembangunan Kabupaten Simeulue ke depan.
“Kami menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan para kepala desa dan tokoh masyarakat. Setiap masukan dan keluhan akan kami kawal serta perjuangkan dalam rapat paripurna DPRK Simeulue,” ujar Sunardi.
Dari hasil dialog tersebut, sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian masyarakat di 10 kecamatan mengemuka, di antaranya:
Infrastruktur dasar, meliputi perbaikan jalan desa yang rusak, pembangunan jembatan, penyediaan sarana air bersih, serta perluasan jaringan penerangan desa.
Sektor perikanan dan pertanian, berupa permintaan bantuan alat tangkap bagi nelayan, pengadaan bibit pertanian unggul, serta perbaikan sistem irigasi.
Pendidikan dan kesehatan, mencakup peningkatan fasilitas gedung sekolah, penambahan tenaga pendidik, serta pemenuhan fasilitas kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) berikut ketersediaan tenaga medis.
Penguatan ekonomi keluarga, seperti bantuan peralatan usaha, mesin robin, becak bermotor (bentor), paket sembako, hingga bantuan bahan bangunan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Sunardi menegaskan, reses merupakan bagian dari tanggung jawab politiknya sebagai wakil rakyat untuk memastikan suara masyarakat desa benar-benar tersampaikan dan menjadi perhatian dalam perencanaan kebijakan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Simeulue agar tidak ada desa maupun kecamatan yang merasa tertinggal.
“Pembangunan harus dirasakan secara adil dan merata. Aspirasi masyarakat desa adalah prioritas yang wajib kami perjuangkan,” tegasnya.













