Terungkap, Ini Identitas Mayat Pria Yang Ditemukan di Badan Jalan

pria
Mayat pria yang ditemukan di badan jalan lintas nasional Lhokseumawe saat berada di Rumah Sakit dan sudah dijemput oleh pihak keluarga, Jumat (19/3/2023) (Foto: Polsek Muara Satu)

LHOKSEUMAWE – Mayat berjenis kelamin pria yang ditemukan warga yang tergeletak di badan jalan lintas Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe terungkap identitasnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Muara Satu, Iptu Syahrizal mengatakan, korban yakni Asriansyah (32), warga Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Hal itu diketahui berdasarkan hasil identifikasi oleh pihak kepolisian dan diperkuat dengan pengakuan oleh pihak keluarga.

“Saat ini korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke kediamannya. Penyebab meninggalnya korban belum diketahui pasti, dan pihak keluarga korban juga tidak menyetujui untuk dilakukan autopsi,” kata Syahrizal, Jumat (19/5/2023).

BACA JUGA:   Presma UTU dan Rakyat Simeulue Minta Dirut Copot GM PLN UID Aceh

Lebih lanjut, ia mengatakan, berdasarkan dari pengakuan dari pihak keluarga, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan dan sering berjalan sendiri tanpa arah dan tujuan.

Selain itu, kata Syafrizala, dari keterangan keluarga korban merupakan pasien rehabilitasi di lembaga rehab Permata Hati Lhokseumawe dari tahun 2020 hingga 2022.

“Diduga korban mengalami depresi berat kembali setelah ayahnya meninggal dunia,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga di Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe di hebokan dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas di badan jalan, tepatnya di jalan Medan – Banda Aceh, Jumat (19/5/2023).

Kapolsek Muara Dua, Iptu Syahrizal mengatakan, sosok mayat laki-laki tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 01.00 WIB dengan keadaan sudah tidak bernyawa atau meninggal dengan posisi telungkup di badan jalan.

BACA JUGA:   Ditinggal Mudik, Satu Unit Toko di Lhokseumawe Ludes Terbakar

“Mayat tersebut memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, menggunakan baju biru dongker dan kain sarung,” kata Syafrizal.

Setalah mendapatkan informasi tersebut, kata Syahrizal, pihaknya bersama BPBD dan PMI Kota Lhokseumawe serta bersama warga melakukan pengecekan kondisi mayat dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menambahkan, diduga mayat tersebut merupakan korban tabrak lari, tetapi petugas belum bisa memastikan penyebab kematian korban tersebut karena masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *