BANDA ACEH – Pemerintah Aceh Bersama Pemerintah Kabupaten Simeulue telah menggelar pertemuan penting dalam membahas persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh ke-36. Rapat tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Kamis (14/09/2023).
Penjabat Bupati Simeulue Ahmadlyah, dalam dalam sambutannya menyampaikan harapannya akan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh untuk kelancaran MTQ yang akan diselenggarakan di Kabupaten Simeulue.
Ahmadlyah menjelaskan bahwa sekitar dua ribu peserta dan undangan dijadwalkan akan menghadiri MTQ yang akan berlangsung di kabupaten kepulauan tersebut pada bulan Desember mendatang. Oleh karena itu, persiapan fasilitas penunjang sangatlah penting.
“Fasilitas penunjang seperti bus kafilah, truk tangki air, mobile toilet, pasokan listrik, sarana transportasi dan dukungan publikasi perlu dibantu dan didukung Pemerintah Aceh,” kata Ahmadlyah.
Selain itu, Ahmadlyah juga mengharapkan peningkatan frekuensi penerbangan di Bandara Lasikin Sinabang, serta upaya dukungan dalam transportasi penyeberangan untuk memastikan perjalanan peserta ke Simeulue berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Azwardi, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan memberikan bantuan dan dukungan penuh dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi yang akan digelar dalam tahun ini.
Dikatakannya, semua perangkat kerja Pemerintah Aceh yang terkait dengan kebutuhan MTQ, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, dan dinas terkait lainnya, akan memberikan kontribusi positif untuk memeriahkan acara tersebut.
“Selain dari Pemerintah Aceh, peran instansi lainnya seperti PLN dan Pertamina juga sangat penting supaya pasokan listrik dan BBM selama MTQ berlangsung selalu tersedia,” ujar Azwardi.
Penting untuk dicatat, kata dia, bahwa MTQ di Simeulue akan berlangsung dari tanggal 26 November hingga 02 Desember 2023. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama agar acara tersebut berjalan sukses dan meriah.
Dalam rapat tersebut, tampak hadir beberapa pejabat kunci, termasuk Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh Azwardi, Penjabat Bupati Simeulue Ahmadlyah, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri, Kepala Dinas Perkim Aceh Muhammad Adam, serta beberapa pejabat dari berbagai dinas terkait baik Pemerintah Aceh maupun Pemkab Simeulue.













