SITUASI.CO.ID | SIMEULUE – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar di Kabupaten Simeulue kini kian meresahkan warga. Kondisi ini sudah berlangsung selama sebulan terakhir.
Humas Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Simeulue, Hardani, megatakan dampak dari kelangkaan ini dirasakan langsung oleh para sopir dump truk setempat. Mereka terpaksa menghabiskan waktu berjam-jam di jalanan hanya demi mengantre pasokan solar yang tidak menentu.
“Ini kelangkaan BBM di Simeulue sudah menjadi keluhan masyarakat, terutama angkutan umum, Dam Truck dan teman-teman mobil L300,” Kata Hardani, Jumat 4 September 2026
Menurut Hardani, fenomena kelangkaan BBM di wilayah kepulauan ini bukanlah barang baru, melainkan masalah klasik yang terus berulang.
Untuk itu ia mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk segera mengambil langkah dan mengevaluasi kuota BBM yang dialokasikan ke Simeulue agar kebutuhan riil masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala berkepanjangan.
“Kita berharap Kementerian ESDM BPH Migas dan Pertamina sendiri khususnya pemerntah Kabupaten Simeulue, agar kuota BBM ini dapat diperhatikan agar tidak menjadi kendala terus-terusan karena ini bukan kali ini terjadi ini sudah acap kali terjadi terkait kelangkaan BBM di Simeulue,” Demikian Kata Hardani













