Operasi Patuh Seulawah 2026 Berakhir, Satlantas Polres Simeulue Tegaskan Penindakan Pelanggaran Tetap Berlanjut

Screenshot 20261107 224552
Operasi Patuh Seulawah 2026 Berakhir, Satlantas Polres Simeulue Tegaskan Penindakan Pelanggaran Tetap Berlanjut. Foto: (Dok Situasi.co.id)

SITUASI.CO.ID | SIMEULUE – Operasi Patuh Seulawah 2026 dijadwalkan resmi berakhir pada Minggu, 8 November 2026. Meski demikian, Kepolisian Resor (Polres) Simeulue melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memastikan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Simeulue akan terus dilakukan secara rutin.

Kasat Lantas Polres Simeulue, Iptu Sentosa Barus, menegaskan bahwa berakhirnya operasi tersebut bukan berarti kegiatan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas ikut dihentikan.

Menurutnya, jajaran Satlantas Polres Simeulue akan tetap konsisten melakukan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran, khususnya pelanggaran kasatmata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian di antaranya pengendara melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI), baik pengendara maupun penumpang, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, melanggar batas kecepatan, pelanggaran aturan muatan, serta menggunakan telepon genggam saat berkendara.

BACA JUGA:   Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub

“Meskipun Operasi Patuh Seulawah berakhir pada 8 November 2026, kami akan tetap konsisten menindak tegas setiap pelanggaran lalu lintas yang ditemukan di lapangan. Keselamatan berlalu lintas adalah hal yang utama dan tidak berhenti saat operasi berakhir,” tegas Iptu Sentosa Barus, Sabtu (7/11/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Dengan demikian, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan tidak hanya muncul ketika berlangsung razia atau operasi kepolisian, tetapi menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:   Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Kargo Sinabang Berjalan Kondusif, KM Malahayati Angkut Ratusan Penumpang

Seiring berakhirnya Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Simeulue juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Disiplin berlalu lintas hendaknya diposisikan sebagai kebutuhan bersama demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, bukan sekadar bentuk kepatuhan karena takut kepada petugas,” imbuhnya.

Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, melainkan sebagai bentuk kepedulian dalam melindungi diri sendiri dan sesama pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *