Kasus TBC di Kabupaten Simeulue Pada Tahun 2022 meningkat: Ini Penyebabnya

Screenshot 2023 0406 154433 11zon
Foto ilustrasi penyebaran bahaya penyakit TBC, yang bisa menular.

SIMEULUE – Tuberkulosis (TB atau TBC) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis.

Untuk diketahui, bakteri ini dapat menyebar ketika seseorang dengan penyakit TBC aktif di paru-parunya, seperti batuk atau bersin dan orang lain menghirup droplet yang mengandung kuman tersebut.

Namun demikian, meskipun TBC menyebar dengan cara yang mirip seperti pilek atau flu, penyakit ini sebenarnya tidak terlalu mudah menular, tergantung dari kekebalan tubuh kita.

Revita Devayan SKM,.M.K.M selaku Seksi Pencegahan dan Pengendalian penyakit menular mengatakan, sesuai data yang kami himpun dari berbagai Wilayah Kabupaten Simeulue. Jumlah pasien TBC yang terdaftar dan terobati serta meninggal dunia sebayak 184 orang.

BACA JUGA:   Gandeng GEN-A, Kepala Puskesmas Darul Kamal Lantik Pengurus Taman Edukasi Kesehatan Remaja

“Sebanyak 184 orang pasien TBC yang terdaftar dan terobati di Rumah Sakit Umum Simeulue, maupun Pukesmas,” kata Revita pada situasi.co.id kamis, (06/04/2023) di Ruang kerjanya.

Lebih Lanjut, meningkatnya TBC di Simeulue, karena ada bebera pasien penyakit TBC, tidak mau mengkonsumsi obat ataupun putus berobat.

“Meningkatnya kasus TBC, di karnakan ada 29 orang putus berobat,” imbuhnya

Tak hanya itu, ada sekitar 55 orang yang telah diyatakan sembu, dan 21 orang dalam pengobatan lengkap, sementara itu ada 71 orang tidak dievaluasi lagi dikarnakan sudah pindah.

BACA JUGA:   Ahmad Danion Resmi Buka Posko ADC Simeulue

“Ada sekitar 8 orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat kasus TBC, seterusnya sekitar 113 orang jumlah pasien yang dievaluasi,” ungkapnya

Kemudian, penyakit TBC ini masih bisa disembuhkan, walaupun memang penyakit ini sangatlah mematikan dan sangat mudah tertular kepada orang terdekat.

“Kalau sudah merasakan gejala TBC, dan tak kunjung sembuh selama dua minggu, maka, segera berobat kerumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan,” pungkasnya

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *