SIMEULUE – Tuberkulosis (TB atau TBC) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis.
Untuk diketahui, bakteri ini dapat menyebar ketika seseorang dengan penyakit TBC aktif di paru-parunya, seperti batuk atau bersin dan orang lain menghirup droplet yang mengandung kuman tersebut.
Namun demikian, meskipun TBC menyebar dengan cara yang mirip seperti pilek atau flu, penyakit ini sebenarnya tidak terlalu mudah menular, tergantung dari kekebalan tubuh kita.
Revita Devayan SKM,.M.K.M selaku Seksi Pencegahan dan Pengendalian penyakit menular mengatakan, sesuai data yang kami himpun dari berbagai Wilayah Kabupaten Simeulue. Jumlah pasien TBC yang terdaftar dan terobati serta meninggal dunia sebayak 184 orang.
“Sebanyak 184 orang pasien TBC yang terdaftar dan terobati di Rumah Sakit Umum Simeulue, maupun Pukesmas,” kata Revita pada situasi.co.id kamis, (06/04/2023) di Ruang kerjanya.
Lebih Lanjut, meningkatnya TBC di Simeulue, karena ada bebera pasien penyakit TBC, tidak mau mengkonsumsi obat ataupun putus berobat.
“Meningkatnya kasus TBC, di karnakan ada 29 orang putus berobat,” imbuhnya
Tak hanya itu, ada sekitar 55 orang yang telah diyatakan sembu, dan 21 orang dalam pengobatan lengkap, sementara itu ada 71 orang tidak dievaluasi lagi dikarnakan sudah pindah.
“Ada sekitar 8 orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat kasus TBC, seterusnya sekitar 113 orang jumlah pasien yang dievaluasi,” ungkapnya
Kemudian, penyakit TBC ini masih bisa disembuhkan, walaupun memang penyakit ini sangatlah mematikan dan sangat mudah tertular kepada orang terdekat.
“Kalau sudah merasakan gejala TBC, dan tak kunjung sembuh selama dua minggu, maka, segera berobat kerumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan,” pungkasnya













