Akses Jalan Masyarakat Kecamatan Simeulue Barat Memprihatinkan

IMG 20230720 071009 11zon 1
Kondisi jalan berlubang di Desa Sinar Bahagia Kecamatan Simeulue Barat perlu Perhatian Pemda. (Foto: Agus Muliadi)

SIMEULUE – Kondisi jalan lingkar Kabupaten Simeulue, tepatnya di Desa Sinar Bahagia, Kecamatan Simeulue Barat sangat memprihatinkan.

Perlu diketahui, jalan tersebut merupakan jalan lingkar Simeulue yang menjadi akses lintasan transportasi yang dilalui kenderaan setiap hari khususnya warga di Kecamatan Simeulue Barat.

Saat ini, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan, dimana bagian badan jalanpun dipenuhi dengan lubang, bahkan saat hujan, lubang yang ada di bagian badan jalan tergenang air.

Kepala Desa Sinar Bahagia, Dinul Fakhri Kepada media situasi.co.id mengatakan, kondisi ruas jalan lingkar Simeulue yang berlubang sudah hampir satu tahun itu, dikarenakan sering dilintasi truck pengangkut matrial timbunanan untuk pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) multiyear pembangunan irigasi Sigulai yang berada diwilayah tersebut.

BACA JUGA:   Polda Aceh Tegaskan Penanganan Kasus Pemanggilan Wartawan Secara Profesional, Dek Gam Apresiasi Kinerja Penyidik

“Sebelumnya jalan tersebut rusak tidak begitu separah saat ini, namun dikarenakan sering dilintasi Alat berat dari situ kondisi jalan semakin para,”ujar Dinul Fakhri Kepala Desa Sinar Bahagia pada rabu,(19/07/2023).

Dikatakannya, kondisi jalan yang semakin parah itu sangat mengganggu pengguna jalan khususnya warga Kecamatan Simeulue Barat yang melintasi jalan tersebut.

“Kita sangat berharap kepada pihak terkait agar segara ada perbaikan terhadap jalan yang menjadi akses lintasan warga itu,” ungkapnya

BACA JUGA:   Status Gedung Pers Simeulue Mengantung, ini Kata Misrahudin S.E,

Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga pengguna jalan, Yandi Masfizan, ia mengatakan Kondisi jalan memprihatinkan tersebut sudah hampir satu tahun tidak ada perhatian dari Pemerintah setempat.

“Sangat disayangkan akses jalan lingkar kabupaten kondisinya seperti ini,” ujarnya

Menurutnya, jalan yang menjadi akses satu-satunya sebagai lintasan warga khususnya di kecamatan Simeulue Barat itu dikhawatirkan akan ada jatuh korban apabila tidak segera diperbaiki.

“Untuk itu kita meminta kepada pihak terkait agar segera memperbaiki ruas jalan tersebut sebelum jatuh korban di jalan lintasan itu,” pungkas Yandi, yang juga sebagai mahasiswa Fisip UTU Meulaboh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *