BANDA ACEH – Dalam rangka menjaga sinergisitas antara TNI-Polri, Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar dan Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, melakukan olahraga sepeda atau gowes bersama, Sabtu (27/5/2023).
Kegiatan gowes dan mancing bersama TNI-Polri itu mengusung tema “Melalui olahraga bersama, kita tingkatkan sinergitas TNI-Polri untuk mewujudkan keamanan dalam negeri dalam mengawal tahun politik 2024 guna menciptakan situasi kamtibmas kondusif di Provinsi Aceh”.
Olahraga sepeda atau gowes bersama itu juga diikuti Forkopimda, yang start dari lapangan Blang Padang dan finish di Polda Aceh dan dilanjutkan dengan mancing mania.
Haydar mengatakan, semua peserta baik dari TNI-Polri maupun Forkopimda telah memanfaatkan waktunya untuk berolahraga dengan bersepeda dengan jarak tempuh kurang lebih 10 kilometer.
“Pada hari Sabtu (28/5) yang lalu, kita telah memanfaatkan waktu dalam berolahraga menggunakan bersepeda, alhamdulillah dengan jarak tempuh kurang lebih 10 kilometer, semua yang mengikuti gowes penuh semangat,” kata Haydar.
Pada hakekatnya, kata Mantan Kapuslabfor Polri itu, manfaatnya kegiatan gowes dan mancing bersama ini cukup besar, bukan hanya untuk menyalurkan hobi, tepati bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi, soliditas, sinegisitas, dan kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas di Aceh.
“Sesuai dengan amanah konstitusi, TNI-Polri merupakan dua pilar kekuatan utama negara,” ujarnya
Sebagai pilar Negara, ia menyebutkan, TNI-Polri tidak boleh lemah, tidak mudah diprovokasi, diadu domba, dilemahkan, bahkan dihancurkan. Kerena pilar kekuatan bangsa ini harus handal dan tetap kokoh menghadapi berbagai ancaman dan gangguan.
“Oleh kerena itu, saya berharap TNI-Polri harus kompak dan harus kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Karena dengan adanya sinergisitas yang solid, situasi kamtibmas yang kondusif dapat terwujud,” tuturnya.
Dikatakannya, apa lagi saat ini kita telah memasuki masa tahapan Pemilu 2024. Jadi ia mengajak semua lapisan masyarakat untuk sama-sama dalam melaksanakan pengamanan pesta demokrasi secara bersinergi dengan mengedepankan independensi, netralitas, dan profesionalitas agar terhindar dari potensi konflik hingga tahapan Pemilu selesai.
“Mari sama-sama lakukan pengamanan pesta demokrasi secara bersinergi dengan mengedepankan independensi, netralitas dan profesionalitas. Agar terhindar dari potensi konflik hingga tahapan Pemilu selesai,” imbaunya.
Bukan hanya itu, Jendra Bintang dua itu mengatakan, tanpa adanya dukungan TNI dan jajarannya, tentunya Polda Aceh akan mengalami kendala dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman.
“Sehingga, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana dalam pemantapan sinergisitas TNI-Polri guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Aceh,” pungkasnya.













