Kemenkes RI dan Dinkes Aceh Tinjau Kesiapan Visitasi Hemodialisis RS Cut Nyak Dhien

kemenkes
Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Aceh saat melakukan visitasi Hemodialisis ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien, Jumat (14/07/2023) (Foto: situasi.co.id/Imran Daoed)

ACEH BARAT – Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh melakukan visitasi Hemodialisis ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU CND) Meulaboh dengan tujuan menilai kesiapan rumah sakit tersebut dalam rangka pengajuan perizinan berusaha menunjang kegiatan usaha (PB- UMKU) rumah sakit, Jumat (14/07/2023).

Dalam sambutannya, Pj bupati Aceh Barat yang di wakili asisten III. Nyak Na mengatakan, kegiatan Visitasi perizinan Hemodialisis ini merupakan bagian penting dari upaya untuk terus mendorong peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan layanan cuci darah.

BACA JUGA:   Gandeng Bank Aceh, TP PKK Kota Sabang Salurkan Bansos untuk Anak Stunting

“Semoga kedepan harapan kami agar lebih baik layanan Hemodialisis mampu memberikan layanan terbaik mengembangkan cakupan nya dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh barat dan sekitarnya,” kata Nyak Na.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Cut Nyakdin dr. Ilum Anam juga mengingatkan, dalam pelayanan Hemodialisis RSUD cut nyak Dhien dari segi sumberdaya manusia sudah cukup memadai seperta dr. penanggungjawab, supervesor dan juga perawat sudah di latih dengan bai.

“Bukan itu saja, RSUD cut nyak Dhien telah memiliki standar dakam sarana prasarana yang sudah memadai,” jelasnya.

Setelah melakukan acara seremonial tim beserta rombongan dari Kemenkes RI dan Dinkes Aceh melakukan pengecekan langsung ke ruangan Hemodialisis serta ruang penunjang lainnya.

BACA JUGA:   Pj Sekda Sambut Kepulangan Jama’ah Haji Kloter 1 Aceh
kemenkes
Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia besarta Dinas Kesehatan Aceh saat melakukan pengecekan langsung ke ruangan Hemodialisis serta ruang penunjang lainnya, Jumat (14/07/2023) (Foto: situasi.co.id/Imran Daoed)

Kegiatan tersebut turut hadir dr. Gabe Gusmi Aprilia, Janaditya Adipurusa, S.Km dari kementerian kesehatan dan juga di dampingi oleh Dinas Kesehatan Aceh yaitu dr. Rais Husni Mubarak dan Prof. dr. Maimun sukri, Sp.pd. Kageh sebagai sekretaris Pernefri wilayah Aceh serta Hj. Suryati, S.kep. ners. M.KM mewakili IPDI wilayah Aceh-sumatera Utara. sementara untuk pihak RSUD sendiri yang berhadir yaitu Direktur RSUD Cut Nyak Dhien dr. Ilum Anam. sp.pd dan sebagai penanggung jawab pelayanan Hemodialisa yaitu dr. Akbar Siregar. sp.pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *