BANDA ACEH – Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh menggelar Musyawarah Besar (MUBES) ke-XI di Aula Dinas Syariat Islam Lantai Dua, Sabtu (11/03/2023).
Ketua Umum IPPELMAS Banda Aceh, Agus Muliadi, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Simeulue terhadap pengrehapan Asrama Mahasiswa Simeulue hanya harapan palsu.
Pasalnya, tahun lalu IPPELMAS Banda Aceh telah mengajukan rincian pengrehapan Asrama Mahasiswa di dua lokasi yang berbeda. Rincian tersebut sesuai permintaan Pemerintah Daerah. Namun, hingga tahun 2023 takpun terjadi pengrehapan itu.
“Tahun lalu sudah kita ajukan, bahkan lengkap dengan Rincian pengerehapan kedua Asrama Mahasiswa. Namun, hingga hari ini tidak ada realisasi dari Pemerintah Kabupaten Simeulue. Janganlah memberikan harapan palsu kepada Mahasiswa,” kata Agus kepada Situasi Nusantara, Minggu (12/03/2023).
Menurut Agus, begitu banyak program kerja yang disampikan dan disusun diawal Pemerintahan. Sayangnya, pengrehapan Asrama tak dapat diakomodir oleh pemangku jabatan. Padahal, Mahasiswa Simeulue di Banda Aceh setiap tahunnya begitu pesat untuk menempuh pendidikan.
“Diawal pembahasan program kerja Pemerintah kan bisa diplot anggaran untuk pengrehapan Asrama. Karena, setiap tahunnya Mahasiswa Simeulue begitu pesat berdatangan ke Banda Aceh,” tutur Agus yang sebentar lagi akan menjadi Demisioner.
Oleh sebab itu, Ia berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dipikirkan untuk Mahasiswa Simeulue salah satunya pengrehapan Asrama.
Meski demikian, pihaknya yakin dan percaya kepada penjabat Bupati Simeulue saat ini mampu memberikan yang terbaik terhadap pengrehapan Asrama Mahasiswa saat ini.
“Saya berpesan kepada bapak PJ Bupati Simeulue saat ini untuk memprogram kan pengerehapan Asrama Mahasiswa Simeulue di Banda Aceh,” pungkasnya.













