SIMEULUE – Listrik yang menjadi kebutuhan utama bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah kepulauan dan terpencil, kini menjadi persoalan serius di desa Pulau Siumat, kecamatan Simeulue Timur. Sudah hampir satu minggu, arus listrik PLN terhenti, menyelimuti desa ini dalam kegelapan total.
Dampaknya semakin terasa dengan hilangnya akses internet selama beberapa minggu terakhir, membuat kehidupan masyarakat di Pulau Siumat semakin sulit.
Salah seorang tokoh masyarakat dan putra asli Pulau Siumat, Safii, S.Pd,menyampaikan keprihatinannya ketika berkunjung untuk melihat keluarga besarnya dan menemukan kondisi seperti ini.
Ia berharap agar PLN segera memperbaiki gangguan tersebut, mengingat fasilitas listrik dan jaringan internet telah dibangun beberapa tahun yang lalu.
“Kalau selalu seperti ini, sama saja kembali ke zaman batu, padahal PLN dan Tower Telkomsel sudah bangun beberapa tahun yang lalu, dengan nada sedih,” ujarnya.













