Daerah  

Masyarakat Resahkan Penggarab Lobster Pakai Alat Kompresor Pada Kedalaman Lima Meter

WhatsApp Image 2023 01 31 at 22.19.36
Masyarakat Penggarab Lobster Pakai Alat Manual di Teupah Barat. (Foto: Agus Muliadi/situasi.co.id)

situasi.co.id I SIMEULUE – Nelayan penggarab Lobster manual di Kecamatan Teupat Barat mengeluhkan dugaan adanya penggarab Lobster yang menggunakan Alat Kompresor.

Pasalnya, penggarab Lobster yang menggunakan Alat Kompresor menyelam pada kedalaman Lima Meter. Sebelumnya, telah dihimbau Pemerintah Desa bahwa bagi penggarap Lobster yang menggunakan Alat Kompresor untuk menyelam dengan kedalam di atas 15 Meter.

Salah Seorang Nelayan penggarab Lobster secara manual yang tidak ingin disebutkan namanya saat dikonfirmasi situasi.co.id mengatakan, pihaknya mengeluh dalam beberapa pekan terahir akibat maraknya aktifitas nelayan penggarab Lobster yang mengunakan komperesor dibawah 15 M. Akibatnya, sangat berpengaruh dengan penggarab Lobster secara manual.

BACA JUGA:   Mahasiswa PPG Prajabatan USK Gelar Pelatihan Pembuatan Sahab di Desa Tungkop

“Kami meminta kepada Panglima Laot Kecamatan Teupah Barat untuk menindak tegas, dengan adanya aktifitas nelayan penggarap Lobster menggunakan alat Kompresor. Karena, sangat berpengaruh dengan penghasilan kami yang mengunakan alat manual ini,” katanya di Simeulue, Selasa (31/01/2023).

Sementara itu, informasi yang juga diterima situasi.co.id dari Warga Desa Salur yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa penggarab Lobster yang menggunakan Alat Kompresor pada kedalaman Lima Meter tersebut, diduga berasal dari Kecamatan Teupah Tengah

“Bahkan dikedalaman 5 meterpun digarab dengan mengunakan alat kompresor,” katanya.

Ditempat terpisah, Panglima Laot Kecamatan Teupah Barat, Hamid, saat dikonfirmasi situasi.co.id melalui Telepon Seluler  mengatakan, pihaknya telah mendapat kabar terkait hal itu. Kemudian, pihaknya telah menegaskan dan berupaya. Namun, penggarab Lobster yang menggunakan Alat Kompresor tidak menghiraukan.

BACA JUGA:   Pj Sekda Simeulue Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Desa Air Dingin

“Bahkan kita sudah menegaskan beberapa kali kepada nelayan kompresor agar tidak mengarap didaerah yang sudah ditentukan namun masih tetap dilanggar,” kata Hamid dengan nada tinggi.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah membuat kesepakatan bersama tepatnya di Pulau Teupah terkait penggarab Lobster secara Manual dengan menggunakan Alat Kompresor.

Pada kesepakatan itu, Nelayan manual dan kompresor agar tidak menggarap dibawah 15 Meter diareal Pulau Teupah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *