News  

Pj Walikota Banda Aceh Imbau Warga Tak Rayakan Malam Tahun Baru 2024

ilustrasi-tahun-baru
Ilustrasi

BANDA ACEH – Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, mengimbau warganya agar tidak ikut-ikutan merayakan malam pergantian tahun baru 2024. Menurut dia, merayakan pergantian tahun tidak sejalan dengan adat istiadat dan syariat Islam yang berlaku di Aceh.

“Mari kita memperbanyak syukur sekaligus introspeksi diri, alih-alih melakukan aktivitas yang bertentangan dengan adat istiadat dan syariat Islam yang berlaku di daerah kita,” kata Amiruddin, di Banda Aceh, Jumat (22/12/2023).

Amiruddin mengatakan merayakan malam tahun baru dengan meniup terompet, membakar petasan dan kembang api, serta kegiatan hura-hura lainnya, hanya akan mengganggu ketertiban dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota Banda Aceh menyarankan agar masyarakat untuk menyambut pergantian tahun dengan ber-muhasabah.

“Meniup terompet, membakar mercon dan kembang api tidak pernah dilakukan oleh indatu kita untuk menyambut tahun baru. Kita juga harus menghormati umat kristiani yang beribadah di gereja masing-masing saat pergantian tahun,” kata Amiruddin.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, Amiruddin optimistis tidak akan terjadi euforia untuk perayaan malam tahun baru masehi di Banda Aceh.

“Sebenarnya sudah menjadi budaya di kota kita dan Aceh pada umumnya, dalam satu dekade terakhir bahwa masyarakat tidak lagi merayakan malam tahun baru masehi,” kata Amiruddin.

Menurutnya, Forkopimda Banda Aceh akan melaksanakan patroli bersama pada malam tahun baru untuk memastikan situasi kondusif.

“Mari bersama kita jaga kota kita tercinta dari hal-hal yang tidak mencerminkan Bumi Serambi Mekkah,” ajak Amiruddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *