Rektor IAIN Lhokseumawe Lepas 4 Mahasiswa Ikuti KKN Melayu Serumpun ke-VI di Lampung

iain
Rektor IAIN Lhokseumawe Dr. Danial, M.Ag saat melepas empat mahasiswa terbaik untuk mewakili IAIN Lhokseumawe pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Melayu Serumpun ke-VI di Lampung, Senin (24/07/2023) (Foto: situasi.co.id/Nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Sebanyak empat Mahasiswa terbaiknya dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Melayu Serumpun ke-VI di Lampung, Senin (24/07/2023).

KKN Melayu Serumpun merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera. Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 20 Juli hingga 30 Agustus 2023. Dan pada tahun ini IAIN Metro Lampung menjadi tuan rumah penyelenggaraan event pengabdian mahasiswa.

Adapun tema yang diusung pada KKN Melayu Serumpun ke VI yakni “Merawat Kearifan Lokal Berlandaskan Nilai-nilai Moderasi Beragama”.

Rektor IAIN Lhokseumawe Dr. Danial, M.Ag menyampaikan, bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN-MS tersebut merupakan mahasiswa terbaik sebagai perwakilan dalam mengenalkan IAIN Lhokseumawe dengan segala kearifan lokalnya.

“IAIN Lhokseumawe sendiri mengutus empat orang mahasiswi yang mewakili dosen dan tenaga pendidik untuk mengenalkan IAIN Lhokseumawe dengan segala kearifan lokalnya secara nasional bahkan internasional.” kata Danial.

BACA JUGA:   Tantangan dan Harapan Wujudkan Mutu Pendidikan Aceh yang Lebih Baik

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Lhokseumawe Dr. Said Alwi, MA menyebut, terdapat 10 PTKIN yang tergabung dalam KKN Melayu Serumpun tahun ini diantaranya, UIN Ar-Raniry Aceh, UIN Syahda Padangsidimpuan, UIN Fatmawati Sukarno (FAS) Bengkulu, UIN Imam Bonjol (IB) Padang, UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

“Kemudian, UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan UIN Raden Intan Lampung.” Ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain kampus PTKIN, terdapat 6 IAIN diantaranya, IAIN Metro, IAIN Lhokseumawe, IAIN Langsa, IAIN Curup, IAIN Kerinci, dan IAIN SAS Babel. Serta 2 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh dan STAIN Kepulauan Riau.

Disebutkannya, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 1055 mahasiswa, yang terdiri dari 932 mahasiswa dari IAIN Metro dan 123 mahasiswa dari 18 PTKIN se-Sumatera yang terbagi menjadi 62 kelompok.

BACA JUGA:   Personel Polda Aceh Raih Juara Hifzhil Qur’an 20 Juz se-Asia Tenggara

“Mereka nantinya akan tersebar di 9 kecamatan yakni Gedong Tataan, Negeri Katon, Tegineneng, Teluk Pandan, Way Khilau, Way Ratai, Marga Punduh, Padang Cermin, dan Punduh Pidada,” sebutnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Perwakilan IAIN Lhokseumawe, Dr. Muhammad Anggung, M.Pd menjelaskan, salah satunya Tri Dharma di Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan Orientasi perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Anggung, sebagai seorang mahasiswa dalam menempuh pendidikan bukan hanya diproyeksikan belajar di dalam kelas saja, tetapi esensi dari pendidikan dalam pembelajaran juga bisa dilakukan di luar kelas atau kampus seperti KKN Melayu Serumpun ini.

“Melalui pelaksanaan KKN MS ini diharapkan menjadi salah satu instrumen pengembangan jaringan strategis bagi IAIN Lhokseumawe.” Tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *