Tahun 2022, Kabupaten Simeulue Merupakan Daerah Kasus Campak Terbanyak

campak
Ilustrasi.

SIMEULUE – Tahun 2022 Kabupaten Simuelue merupakan salah satu Daerah dengan kasus Campak terbanyak. Secara umum dengan gejala campak berupa Demam, Batuk Pilek, Mata Berair serta bintik-bintik kemerahan di kulit.

Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Laila Heranita, SKM.,M.K.M saat dikonfirmasi awak media Situasi.co.id mengatakan, Virus Campak Sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan bisa berujung kematian apabila tidak secepatnya dilakukan pencegahan dengan cara Imunisasi.

BACA JUGA:   Sambut Malam Satu Ramadhan 1444 H, Ini Pesan PJ Bupati Simeulue

“Dampak dari Campak Sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak apabila tidak secepatnya dilakukan pencegahan dengan cara imunisasi,” Ungkap Laila, Kamis (26/01/2023).

Lebih lanjut lagi, Laila menjelaskan pada tahun ini (2023) belum ada kasus Campak. Namun, pada tahun 2022 ada 34 sampel yang diambil dari beberapa Kecamatan.

BACA JUGA:   dr Sulasmi: Imunisasi, Gizi dan BABS Faktor Tingginya Stunting di Aceh

Dari 34 sampel tersebut, 10 sampel telah dirimkan ke Laboratarium Provinsi yang positif Campak.

“Dari 10 sampel yang kita kirimkan ke Laboratarium Provinsi Aceh semuahnya positif Kasus Campak” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *