Situasi.co.id I ACEH JAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga tetapkan Desa Wisata dan10 Destinasi Wisata unggulan pada tahun 2023.
Penetapan tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Jaya Nomor: 556/27/2023 tentang Penetapan Desa Wisata Kabupaten Aceh Jaya dan Nomor: 556/28/2023 tentang Penetapan 10 Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Aceh Jaya.
Penetapan lima Desa Wisata dan 10 Destinasi Wisata unggulan tahun 2023 tersebut sebagai bentuk upaya penigkatan dan pengembangan pada sektor Pariwisata di Kabupaten Aceh Jaya.
Dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya itu, lima Desa Wisata tahun 2023 tersebut yakni Gampong Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee, Gampong Baro dan Gampong Lhok Geulumpang Kecamatan Setia Bakti, Gampong Ie Jeureungeh Kecamatan Sampoiniet serta Gampong Glee Jong Kecamatan Jaya.
Kemudian, 10 Destinasi Wisata Unggulan tahun 2023, diantaranya Situs Makam Po Teumeureuhom, Gampong Portugis atau Wisata Agro Gampong Boeh Giri, Sadar Lestari atau CRU Sarah Deu, Eko Wisata Manggrove, Kawasan Wisata Lhok Geulumpang, Pantai Panorama, Pasie Luah, Pantai Nissero, Ceuraceu Eumbon dan Pantai Lueng Gayo.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Aceh Jaya, Juanda, S.Pd.I., M.Pd mengatakan, bahwa pihaknya telah membuka pendaftaran bagi pengelola Wisata untuk diajukan sebagi calon destinasi unggulan. Setelah dilakukan pendaftaran, tim verifikator akan memverivikasi destinasi yang telah diajukan sesuai dengan kriteria.
“10 destinasi Wisata unggulan yang sudah ditetapkan ini akan menjadi prioritas pengembangan terlebih dahulu di tahun 2023 dan tahun 2024, dengan target bisa mengembangkan ekonomi masyarakat,” katanya, Senin (13/02/2023).
Kemudian, lanjut Juanda, untuk kelima Desa Wisata yang telah ditetapkan, direncanakan akan dipersiapkan untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata.
“Mudah-mudahan desa yang diikutsertakan pada ajang tersebut mampu menembus peringkat 50 besar dan kita berharap nantinya menjadi prioritas Pusat membangun Desa Wisata tersebut,” imbuhnya.
Untuk diketahui, tahun lalu Disparegrafpora Aceh Jaya telah mengikutsertakan Desa Alue Jang, Kecamatan Pasie Raya pada Anugerah Desa Wisata dan mampu menembus peringkat 300 besar dari total 3.000 lebih Desa yang ada di Indonesia
“Pada tahun lalu kita sudah mengikutsertakan Desa Alue Jang di Kecamatan Pasie Raya dan mampu menembus peringkat 300 besar dari total 3.000 lebih desa yang ada di Indonesia,” pungkasnya.













