Daerah  

Miris! Puskesmas Kutamakmur Mati Lampu, Pasien Dalam Kegelapan

IMG 20221223 WA0001
Keluarga dan pasien yang dirawat di Puskesmas Buloh Blang Ara Kecamatan Kutamakmur Mati Lampu. (Foto: Harian Daerah)

ACEH UTARA – Miris, keluarga dan pasien yang dirawat di Puskesmas Buloh Blang Ara Kecamatan Kutamakmur, terpaksa harus gelap-gelapan. Karena, listrik di daerah itu sering padam, Jumat (23/12/2022).

Seperti yang terjadi pada, kamis (22/12/2022) malam, terpaksa menggunakan lampu mobil sebagai penerangan saat mengantar pasien ke puskesmas itu.

Pasalnya, saat itu terjadi pemadaman listrik diwilayah Kecamatan Kutamakmur. Sehingga pasien yang berada di puskesmas itu terpaksa harus bergelap gelapan.

“Puskesmas Kutamakmur gelap apabila listrik mati, dan upaya penerangan lainpun tidak ada disediakan oleh pihak puskesmas,” sebut salah satu pasien saat dikonfirmasi di ruang inap.

BACA JUGA:   Serahkan SK CPNS, Pj Bupati Ahmadliyah SH, Jangan Minta Pindah Sebelum Mengabdi 10 Tahun

Ia menerangkan, saat ia mengantar pasien ke Puskesmas kebetulan listrik di daerahnya padam. Akibatnya seluruh ruangan puskesmas gelap, sementara dari pihak puskesmas tidak ada upaya penerangan sedikitpun seperti menyiapkan genset.

Melihat kondisi seperti itu, ia selaku keluarga pasien mengharapkan pihak puskesmas harus menyiapkan upaya penerangan atau alternatif lain seperti genset. Apalagi diketahui di daerah Kutamakmur banyak penduduknya

Tak lama kemudian, wartawan mencoba menghubungi kepala Puskesmas Kutamakmur, Adnan sekitar pukul 22.00 wib. Ia menyampaikan, bahwa biasanya pihaknya memakai bola lampu apabila terjadi pemadaman dan secara otomatis lampu tersebut hidup.

BACA JUGA:   Dorong Kreativitas Pendidik, Kemdikbudristek Danai PKM Workshop bagi Guru SMKN Penerbangan Aceh

“Biasanya nyala lampu darurat di puskesmas kalau mati PLN,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Adnan juga mengatakan bahwa, gedung rawat inap baru saja selesai direhab.

“Barusan direhap atap seng dan loteng beserta jaringan listrik. rupanya kontraktor tidak memasang lagi lampu tersebut, dan juga tidak dibuat tempat cok lampu,” ucapnya.

“Jadi mohon maaf pak, tapi gak papa saya coba menghubungi petugas untuk mencari lampu darurat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *