ABDYA – Banyak sekali dosa dan kegagalan yang dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Abdya Darmansah kepada masyarakat Aceh Barat Daya, dimana hal itu menuai banyak kritikan dari beberapa pihak.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemuda Abdya (PADI) Ikhwan, perihal persoalan di Abdya yang tak kunjung terselesaikan selama setahun Darmansah yang menjabat sebagai Pj Bupati Abdya.
Menurut Ikhwan, Pj Bupati Abdya terlalu sibuk keluar daerah (melancong) dan melakukan kegiatan seremonial yang tidak berdampak positif terhadap pembangunan Abdya, justru hanya menguras dan menghabiskan dana APBK.
“Ia gagal memimpin Abdya dan tidak paham tupoksi serta tanggung jawab sebagai Pemimpin di pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya,” kata Ikhwan.
Lebih lanjut Ikhwan mengatakan, ia juga gagal dalam memberdayakan sumber daya manusia (SDM) di Abdya malam sering mengimpor puluhan PNS dan tenaga kontrak dari luar, bahkan mengedepankan sanak famili dan kelurganya.
Dikatakannya, dalam membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang pengangguran pun iya masih tidak bisa menuntaskannya.
“Bahkan ia gagal dalam merealisasikan dana tambahan untuk setiap Desa, yang sudah dijanjikan sebanyak 200 Juta per Gampong bagi seluruh Keuchik dilingkup Kabupaten Abdya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, menurut data BPS di tahun 2022 angka kemiskinan di kabupaten Abdya sebesar 15,44 persen, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami kenaikan, dari 4,04 persen menjadi 4,12 persen.
Bahkan, lanjutnya, persoalan lahan Eks PT Cemerlang Abadi yang sampai saat ini lahan tersebut masih terbengkalai dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Abdya.
Ia mengungkapkan, ia juga gagal melanjutkan projek pembangunan pasar moderen padahal dana DOKA sudah tersedia Rp 43 Milyar, hingga hari ini belum terlaksana tender proyek tersebut.
“Pj Bupati Abdya gagal membawa investor untuk berinvestasi ke Abdya hanya janji yang selalu di utarakan, seperti investor minyak makan, ayam petelur, pabrik padi dan lainnya,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, lanjut Ikhwan, Pj Bupati Darmansah juga sibuk melakukan Pencitraan serta diduga banyak melakukan kegiatan praktik politik praktis dengan mengampanyekan diri agar dapat maju sebagai calon Bupati definitif di Kabupaten Aceh Selatan.
Hal itu, kata Ikhwan, membuat tanggung jawab sebagai Pj Bupati Abdya tidak fokus dan bahkan tatanan pemerintahan di Abdya menjadi terbengkalai.
“Satu tahun kepemimpinan Abdya dibawah Pj Bupati Darmansah, rakyat Abdya hanya terbuai dengan janji manis saja tampa adanya tindakan yang kontruktif,” ucap Jubir PADI dan juga selaku Aktivis Pergerakan.
Dijelaskannya, pada sektor pertanian juga mengalami penurunan, terutama pada tanaman padi dengan mengalakkan program tanam serentak. Tapi kenyataannya ketersediaan alat berat untuk membajak sawah saja rentan tidak ada.
“Petani Abdya terasa menjerit dengan keadaan ini, bahkan tidak ada upaya apapun dari Pj Bupati Darmansah,” Pungkasnya.













