Pengurus Cabang Semmi Desak DPRA dan PUPR Aceh Bangun Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Simeulue

semmi
Ketua Umum Pengurus Cabang SEMMI Simeulue, Wiwin Hendrolia (Foto: Istimewa)

SINABANG – Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Simeulue, mendesak DPRA Dapil 10 dan PUPR Aceh agar membuka mata, untuk turun ke lapangan melihat kondisi jembatan yang ambruk beberapa hari yang lalu, di Jalan Nasional penghubung Kecamatan Salang dan Kecamatan Alafan di Kabupaten Simeulue.

Ketua umum pengurus cabang Semmi Simeulue, Wiwin hendrolia mengatakan,  meminta kepada anggota DPRA dapil 10 dan dinas PUPR Aceh agar dapat merencenakan pembagunan jembatan tersebut, pasalnya jembatan itu berada di jalan nasional penghubung dua Kecamatan di wilayah tersebut.

“Kita mendesak dengan tegas kepada DPRA Dapil 10 dan PUPRA Aceh, agar dapat melihat kondisi di lapangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, bukan malah sibuk dengan pendaftaran bacaleg hingga mereka lupa tanggung jawab sebagai wakil rakyat,” kata wiwin, Minggu (14/5/2023).

BACA JUGA:   Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Lebih lanjut, ia mengatakan, kita berharap DPRA Dapil 10 dan PUPR Aceh segera mengambil langkah yang efektif agar jembatan tersebut bisa dibangun secepatnya, melihat bagimana masyarakat sangat kesusahan saat melintasi jembatan yang sudah ambruk itu.

“Kami ingin agar DPRA dapil 10 dan PUPR Aceh, turun lansung kelapangan melihat kondisnya bagaimana masyarakat saat ini kesulitan saat melintasi jembatan itu,” ujarnya.

BACA JUGA:   Pj Gubernur Doa dan Zikir Bersama Masyarakat untuk Syuhada Tsunami Aceh

Untuk saat ini, kata Wiwin, Pemda Simeulue telah mengambil langkah tepat, agar masyakarat bisa kembali beraktifitas seperti biasanya. Namun, kami inginkan agar jembatan itu secepatnya di bangun oleh DPRA dan PUPR Aceh.

“Harapan masyarakat Simeulue melalui tulisan yang disampaikan ini, agar adanya kepekaan dari anggota DPRA dapil 10 dan Dinas PUPRA Aceh untuk segera memperbaiki jembatan tersebut, dimana masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasanya dengan baik, tanpa ada rasa takut atau panik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *