ACEH TIMUR – Pemerintah kabupaten Aceh Timur melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Timur ikut bersaing dalam ajang pameran pruduk di International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2023 di Jakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Timur Maizarniwati Mahyuddin, Kamis (13/4/2023).

Maizarniwati mengatakan, pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara itu berlangsung selama lima hari dari tanggal 1 sampai 5 Maret 2023.
“Sejak dibuka, booth Kabupaten Aceh Timur banyak dilirik pengunjung,” kata Maizarniwati
Lebih lanjut, ia mengatakan, selama kegiatan itu, pameran produk kerajinan tangan Dekranasda Aceh Timur laris manis, diantaranya tikar anyaman pandan dan tas laris motif lokal.
Pada pameran tersebut, Maizarniwati mengatakan, Dekranasda Kabupaten Aceh Timur memboyong produk dari karya pengrajin binaan. Yakni tikar ambal, tikar duduk, sarung bantal kursi, kotak tisu, tikar tujuh lapis, kain motif pucok reubong, jilbab motif Aceh Timur dan kain tenun.
“Pameran ini ajang memperkenalkan kerajinan daerah ditingkat nasional. Kami bangga produk kerajinan Aceh Timur diminati pengunjung. Ini menjadi motivasi untuk meningkatkan produk-produk lokal yang mampu menyaingi pasar nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Timur Mahyuddin mengatakan, sangat mengapresiasi Dekranasda yang mampu memamerkan produk kerajinan daerah tersebut dalam bersaing di tingkat nasional.
“Semoga produk UMKM Aceh lebih maju lagi dan bisa menembus pasar nasional maupun internasional. Dan itu tentu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.
Perlu diketahui, Pameran Inacraft 2023 menghadirkan 1.118 UKM dari 1.200 booth ikut serta dalam pameran tersebut. Diantaranya sebanyak 914 merupakan anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraf Indonesia (Asephi), 214 non anggota dan 61 peserta lainnya yang merupakan UKM binaan kementerian lembaga.













