SIMEULUE – Program Sekolah Penggerak (PSP) Simeulue angkatan II mengelar kegiatan diskusi dan pelatihan di Nanik resort Desa Busung Kecamatan Teupah Tengah.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 11 sekolah yang terdiri dari TK, SD dan SMP untuk mengikuti forum pemangku kepentingan Daerah.
Untuk diketahui, kegiatan diskusi dan pelatihan ini digagas lansung balai penjamin mutu pendidikan (BPMP) Aceh UPT. Kemdikbudristek sebagai panitia bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue.

Pada kesempatan itu, koordinator Sekolah penggerak Kabupaten Simeulue, Safii, S.Pd saat dikonfirmasi media situasi.co.id mengatakan, pihaknya sangat berharap dengan adanya kegiatan ini, kualitas pendidikan di Simeulue terus bangkit.
Selanjutnya, implementasi kurikulum merdeka (IKM) terus meningkat atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Simeulue untuk penyediaan fasilitas dan SDM di Sekolah penggerak semakin bertambah.
“Semoga dengan kegiatan hari ini, bisa bermanfaat khususnya untuk pendidikan di Simeulue, terhadap kualitas dan kuantitasnya,” kata Safii kepada media situasi.co.id kamis (22/06/2023).
Lebih lanjut, kegiatan ini bertujuan merefleksikan capaian kemajuan pendidikan serta untuk menyusun rencana dan komitmen tindak lanjut dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Daerah.
“Untuk itu, perlu adanya komitmen dan tindak lanjut dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Daerah,” pungkas safii
Hadir dalam kegiatan tersebut staf ahli bupati simeulue (sahli) Amran z, SE yang membuka kegiatan secara langsung, Bapeda, Cabdin, MPD, Anggota DPRK komisi D dan Kepala dina s pendidikan Kabupaten Simeulue.













