Daerah  

Tahun 2023, PUPR Aceh Kucurkan Dana Rp6,5 Miliar Untuk Peningkatan Ruas Lintas Meulaboh-Geumpang

jalan
Screenshoot video kondisi jalan lintasan Meulaboh-Geumpang. (Foto: dok. Dinas PUPR Aceh Barat)

Aceh Barat – Kondisi ruas jalan Meulaboh – Geumpang – Tutut dilokasi Simpang Beibon kembali menjadi persoalan bagi para pelintas yang ingin menuju ke Geumpang-Meulaboh.

Tak ingin menutup mata, Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR mendapat suntikan anggaran sebesar Rp6,5 miliar untuk menangani permasalah lintasan itu ditahun 2023 mendatang.

Kadis PUPR Aceh Barat Kurdi menjelaskan, Pemerintah Aceh Barat sejauh ini telah bersurat kepada Pj. Gubernur Aceh untuk meminta agar ruas tersebut menjadi ruas prioritas untuk penangangan di tahun 2023 mendatang.

“Allhamdulillah, Bapak Pj. Bupati Aceh Barat telah bersurat kepada Pj. Gubernur Aceh dan mendapatkan respon yang baik terkait penanganan dilokasi Simpang Beibon. Dan pada tahun 2023 akan dilakukan penanganan dengan besaran anggaran mencapai Rp6,5 miliar. Kita juga akan terus berkoordinasi bersama PUPR Aceh terkait penanganan jalan ini. Kami dari Dinas PUPR dan Bapak Pj. Bupati Aceh Barat juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Pj. Gubernur Aceh dan PUPR Aceh yang sudah memperjuangkan penanganan lintasan Meulaboh – Geumpang – Tutut dilokasi Simpang Beibon ini,” ujar Kadis PUPR Aceh Barat Kurdi kepada media, Sabtu (3/12/2022).

BACA JUGA:   Kapolda Aceh Tutup Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun 2023

Ungkap Kurdi, Ruas jalan ini merupakan ruas jalan Provinsi, posisi disini merupakan posisi patahan yg terus berulang terjadi.

BACA JUGA:   Dinas Syariat Islam Terima Kunjungan Dari PKPMI Aceh

“Tahun 2021/2022 ada ditangani dengan biaya pemeliharaan dari UPTD Wilayah 4. Namun masih terjadi penurunan,” jelasnya.

Dengan harapan, dengan adanya penanganan dilintasan itu, bisa memperlancar lalu lintas atau transportasi menghubungkan Kabupaten Aceh Barat dan Pidie.

“Dengan konektivitas antar wilayah yang baik, maka diharapkan terjadi perubahan menuju arah yang lebih positif, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya dalam memperlancar roda transportasi,“ tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *