Ekbis  

Sempat Gagal Kelola Ayam Petelur, BUMDes Desa Suak Baru Kini Bangkit Lagi

Kepala Desa Suak Baru Ismain
Kepala Desa Suak Baru Ismain. (Foto: Istimewa)

situasi.co.id I SIMEULUE – Sebelumnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Suak Baru, Kecamatan Simeulue Tengah, sempat gagal mengelola ayam petelur. Pasalnya, tidak ketersediaan pakan seperti jagung pakan dan mesin pengelola pakan. Akibatnya, banyak ayam tidak bertelur serta meningkatnya persentase kematian.

Saat ini, BUMDes Suak Baru telah bangkit kembali dengan bantuan yang diperoleh dari Provinsi Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Minggu (12/02/2023).

Kepala Desa Suak Baru, Ismain saat dikonfirmasi situasi.co.id menjelaskan, untuk ternak ayam petelur yang dikelola BUMDes akan dilanjutkan. Namun, masyarakat Desa tidak menyetujui. Pasalnya, pekan lalu usaha ayam petelur milik Desa itu gagal menghasilkan.

“Berhubung masyarakat kita masih awam mungkin yang namanya kita sudah gagal, tidak bisa bangkit lagi,” ungkap Ismail.

Lanjut Ismain, pihaknya tetap mengupayakan melalui Dinas Perternakan. Sehingga, pihak Dinas memberitahu bahwa, saat ini belum ada program untuk ayam petelur. Kecuali, pihaknya terdapat Pokir (Pokok Pikiran) dari Anggota DPR untuk membantu.

BACA JUGA:   30 Pelaku UMKM di Aceh Ikuti Kegiatan Transformasi UMKM Non Bankable Menuju Bankable

“Kalau memang menyangkut dengan anggota DPR kita juga sedikit agak renggang dengan mereka,” kata ismain.

Tak sampai disitu, langkah demi langkah, pihaknya melakukan terbososan naik satu tingkat ke Provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh.

Ismain menambahkan, setelah melakukan terobosan naik satu tingkat, bahwa tidak ada usaha yang menghianati hasil.

Oleh sebab itu, setelah pertemuan dengan DPMG Aceh, pihaknya langsung melakukan Survei kelapangan. Untuk selanjutnya, akan dihadiri langsung Kepala Dinas DPMG Aceh.

“Insya Allah yang beginilah kami bantu sudah jatuh usahanya, kami kasih bangun kembali kalau yang memang sudah bangun untuk apa kami bantu,” ucap Ismain seraya meniru perkataan Kepala Dinas DPMG Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si.

Sementara itu, sesuai dengan kapasitas kandang ayam petelur milik Desa Suak Baru, DPMG Aceh dapat membantu, 1000 ekor ayam petelur serta dua unit mesin pengelola Pakan.

BACA JUGA:   Koperasi Kerajinan Kaleng Produk Rumah tangga Ramai Peminat di Pasaran

“Adapun yang diberikan itu 1000 ekor ayam petelur dan dua unit mesin, 1 untuk penggiling jagung atau penggiling ikan yang mesin satu lagi langsung jadi pelet,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, untuk produksi ayam petelur BUMDes Suak Baru telah mencapai 7 papan atau lebih kurang 200 butir telor dan pada puncaknya dapat mencapai 900 butir lebih dari 1000 ekor ayam petelur.

Kendati demikian, Ismain juga memohon bantuan dari pihak Pemerintah untuk dapat dibantu 1000 ekor penambahan. Sehingga, akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang pengangguran.

“Harapan kita kepada pemerintah selain dibantu ayam petelur kiranya juga bisa membantu masalah penanaman jagung di setiap Kecamatan ataupun di Desa untuk dijadikan Pakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *