Dibalik Hadirnya Investor di Abdya, Pj Bupati Tak Libatkan DPRK

kolase foto ketua dprk dan investor
Calon investor l, Mr. Ahmad Abdullah Kasim asal Arab Saudi dan Ketua DPRK Abdya, Nurdianto. (Foto: kolase situasi.co.id)

ACEH BARAT DAYA – Investor Arab Saudi akan mewacanakan pembangunan lanjutan Teluk Surin yang terletak di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya dengan nilai Investasi hingga Rp10 Triliun.

Untuk diketahui, pembangunan pelabuhan bertaraf Internasional itu telah lama dicita-citakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya).

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya akan memanfaatkan potensi di daerah itu. Bukan tanpa alasan, rencana tersebut pun disebut dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kini, pelabuhan tersebut pun bagaikan harapan bagi masyarakat Abdya yang kemudian dapat mengurangi jumlah pengangguran serta dapat menekan angka inflasi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya Hadirkan Investor

Pemkab Abdya menghadirkan langsung calon investor Mr Ahmad Abdullah Kasim asal Arab Saudi yang melakukan pemantauan ke wilayah Teluk Surin.

Dalam kunjungan itu, langsung disambut baik Penjabat (Pj) Bupati Abdya Darmansah S.Pd, MM serta pihak terkait.

BACA JUGA:   Pj Gubernur Aceh Harap Semua Pihak Jaga Kondusifitas Suasana Selama Tahapan Pemilu

“Yang kita harapkan pembangunan Pelabuhan Teluk Surin akan terlaksana. Pemkab Abdya komitmen akan membantu proses administrasi sehingga apa yang kita cita-citakan selama ini tercapai,” kata Pj Bupati Darmansah disela-sela pertemuan dengan Investor pada Kamis (27/07/2023).

Sementara itu, calon Investor Pemkab Abdya asal Arab Saudi Mr. Ahmad Abdullah Kasim meminta keseriusan dalam menyiapkan beberapa dokumen agar kesiapan pembangunan pelabuhan Teluk Surin itu dapat terealisasi dengan baik.

“Insya Allah, semua yang telah disampaikan tadi kepada saya akan kita tampung dan kita pertimbangkan. Yang terpenting tidak tergesa-gesa dan terbuka. Mari kita berdoa bersama agar program ini bisa terealisasi,” pungkasnya.

Pj Bupati Tak Undang DPRK Abdya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) menyayangkan sikap yang tak elok diperlihatkan Pj Bupati. Pasalnya, kehadiran Investor asing tak melibatkan DPRK setempat.

BACA JUGA:   Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Manajemen Pemasaran Berbasis Digital Angkatan I dan II

Hal tersebut dikatakan Nurdianto kepada situasi.co.id pada Kamis (27/07/2023).

Secara aturan, kata Nurdianto, bahwa kerjasama dalam dan luar negeri yang melibatkan pihak lain harus sepengetahuan lembaga DPR.

“Kedatangan mereka ke kabupaten Abdya harus mempunyai tujuan dengan jelas, jangan seperti pihak investor lain yang sudah-sudah,” kata Nurdianto.

Kemudian, Kader Demokrat itu mengingatkan Pj Bupati Darmansah agar tidak tergesa-gesa dalam  mengambil tindakan dan kebijakan terhadap kedatangan Investor Asing.

“Tidak sedikit anggaran terkuras atas persiapan-persiapan untuk mendatangkan investor luar ke daerah yang ujung-ujungnya gagal,” cetusnya.

“Kedatangan Investor Arab Saudi ke Abdya jangan hanya blusukan semata, tanpa ada komitmen serta mengetahui biografi latar belakang investor yang jelas, apalagi latar belakang investor tidak terpublis ke publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *