Disdik Resmi Tutup FLS2N Jenjang SMA se-Aceh

fls2n
Penutupan FLS2N jenjang SMA tahun 2023 (Foto: AJNN)

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh secara resmi menutup pada kegiatan Festival Lomba Seni Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tingkat Provinsi Aceh. Penutupan ters berlansung di salah satu hotel di Banda Aceh, Minggu (09/07/2023).

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh) Disdik Aceh, Asbaruddin mengatakan, FLS2N ini merupakan salah satu ajang mengasah talenta siswa dan siswi lewat festival dan perlombaan seni dan budaya. ADiharapkan mereka yang mengikutinga dapat menyiapkan serta melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kita pahami SMA menyiapkan peserta didik untuk menjadi seorang ilmuan yang punya talenta seni,” kata Asbaruddin.

BACA JUGA:   Disbudpar Aceh Luncurkan Khazanah Piasan Nanggroe 2023, Sandiaga Uno: Selamat dan Sukses

Oleh kerena itu, lanjut Asbaruddin, perlu adanya penguatan dasar-dasar keilmuan bagi para pelajar di Aceh. Sehingga mereka dapat menjadi para ilmuan.

Menurutnya, Disdik Aceh bukan sekedar hanya menargetkan seperti itu. Namun mereka bisa langsung berkecimpung di bagian lain.

“Misalnya, jadi pembisnis. Bahkan, masuk ke kepolisian dan tantara nasional,” ujarnya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan FLS2N, Herpan Sari mengatakan, even seperti ini merupakan salah satu program tahunan yang telah direncanakan oleh kementrian pusat untuk menguji talenta siswa smdan siswi yang ada di daerah. Kegiatan ini juga merupakan sebagai proses seleksi agar dapat berkancah ditingkat nasional.

BACA JUGA:   Hajjatun Khairah M.Si, Guru Simeulue Lulus Sebagai (NS BPB) Gelombang Tiga Tingkat Nasional

“Hanya sepuluh besar dari seluruh Indonesia yang akan dipanggil ke nasional,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya para peserta yang meraih juara dapat mengirimkan hasil karyanya ke Balai Pengembangan Talenta Indoensia (BPTI) di Jakarta. Dan kami berharap dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat lolos menjadi salah satu yang mewakili Aceh ketingkat nasional.

“Karena tahun ini hanya dipanggil 10 peserta seluruh nasional. Jadi nanti pada pengunggahan karya diseleksi lagi, siapa yang layak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *