STISNU Aceh Gandeng KPIA Gelar Kuliah Umum Literasi Media

banner-kuliah-umum-literasi-media
Banner Kuliah Umum LITERASI MEDIA. (Foto: STISNU Aceh/situasi.co.id)

BANDA ACEHSekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh menggandeng Komisi Penyiaran Indonesia Pusat dan Aceh (KPIA) untuk memberikan kuliah umum terkait Literasi Media di Kampus Jantong Hate Ulama, tepatnya di STISNU Aceh, Sabtu (09/09/2023).

Kuliah Umum tersebut dibuka oleh Ketua STISNU Aceh melalui Ketua III Dr. Emi Yasir, Lc., MA, dengan mengangkat tema “LITERASI MEDIA” urgensi partisipasi Mahasiswa dan Santri untuk pengawasan isi siaran dalam perspektif Syari’ah.

BACA JUGA:   PT Raja Marga Diminta Tepati Janji Dengan Masyarakat Lauke

Komisioner KPI Pusat, Amin Shabana mengatakan, tujuan kuliah umum ini adalah mewujudkan partisipasi Mahasiswa dalam pengawasan terhadap isi siaran yang sehat bagi generasi Aceh.

“Khsususnya Mahasiswa untuk menjadi lebih baik dalam memilih siaran-siaran yang bermanfaat,” kata Amin Shabana saat mengisi Kuliah Umum yang diterima situasi.co.id, Sabtu (09/09/2023)

mahasiswa-sitisnu-aceh
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh saat mengikuti Kuliah Umum ”LITERASI MEDIA”.

Pada kesempatan itu juga, Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Ridwan Nurdin, MCL mengatakan, bahwa urgensinya penerapan nilai-nilai syariah dalam komunikasi baik dalam ruang publik atau pun individual.

BACA JUGA:   Dorong Kreativitas Pendidik, Kemdikbudristek Danai PKM Workshop bagi Guru SMKN Penerbangan Aceh

Kemudian, menurut Komisioner KPI Aceh Dr. T. Zulkhairi, MA mengungkapkan, Mahasiswa harus lebih kritis dalam melihat informasi tayangan dan berita-berita yang disiarkan.

“Media pada saat ini sudah cukup mapan dalam menanyangkan siaran dan berita, namun begitu kita harus tetap peduli dan kritis jika ada pemberitaan yang tidak sesuai etika, dan moral,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *