ACEH BARAT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Samsi Barmi, mengapresiasi kinerja Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dalam menekan laju inflasi di daerah tersebut. Hal ini itu diwujudkan dalam bentuk anugerah Dana Insentif Fiskal (DIF) dua kali beruntun.
”Aceh Barat satu satunya daerah di Aceh dengan prestasi seperti ini, karenanya patut diapresiasi,” kata Samsi Barmi, saat memimpin Sidang Paripurna tentang penyerahan Rancangan Anggaran Perubahan Aceh Barat, di gedung DPRK setempat, Senin (18/09/2023).
Barmi juga meminta Pj Bupati Aceh Barat agar meningkatkan realisasi penggunaan anggaran. Dengan waktu yang tersisa, dia juga berharap keuangan daerah dapat terealisasi secara maksimal.
“Serapan APBK berpengaruh cukup besar untuk menggerakkan roda perekonomian,, karena itu perlu ditingkatkan setidaknya sesuai target yang ditetapkan sesuai kesepakatan eksekutif dan legislatif,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, mengatakan selaku kepala daerah ia harus memformulasikan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran dalam rancangan KUA dan PPAS perubahan yang telah disesuaikan dengan peraturan bupati nomor 24 tahun 2023 tentang perubahan rencana kerja pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat tahun 2023.
”Rancangan ini mendapat respon positif dari seluruh anggota DPRK serta dapat dibahas bersama sesuai dengan waktu maupun jadwal yang telah disepakati melalui Badan Musyawarah DPRK Aceh Barat,” ucap Mahdi.
Menurutnya, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 1.2 triliun dan belanja daerah Rp 1.3 triliun. Sedangkan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 94 miliar.
“Kami meminta dukungan dari segenap pimpinan dan anggota DPRK beserta unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat Aceh Barat atas berbagai pencapaian bersama yang diraih untuk kemajuan kabupaten Aceh Barat,” tuturnya.













