LHOKSEUMAWE – Sebanyak tujuh imigran Rohingya yang menempati eks kantor Imigrasi Lhokseumawe, Gampong Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, kembali melarikan diri.
Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, mengatakan tujuh imigran Rohingya tersebut melarikan diri kemarin sekitar pukul 07.00 WIB.
“Diketahuinya saat petugas melakukan pengecekan ulang,” kata Henki, dikutip dari AJNN, Jumat (08/12/2023).
Henki menyebutkan diduga para imigran Rohingya tersebut melarikan diri dengan cara melompat pagar pembatas.
Kata Henki, total yang sudah melarikan diri sebanyak 30 dari 514 imigran Rohingya yang di tamping. Kini tersisa 485 orang tersisa di penampungan.
“Upaya tindak lanjut dari kita adalah melakukan penyelidikan, pasalnya di tempat tersebut pengawasan selalu dilakukan secara berkala oleh pihak UNHCR dan kepolisian,” katanya.
sebelumnya, Sebanyak 222 imigran Rohingya yang mendarat di Gampong Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, Sabang tiba di Lhokseumawe. Mereka ditempati di bekas kantor imigrasi setempat.
Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Faisal Rahman mengatakan, ratusan imigran Rohingya tersebut tiba sekira pukul 05.30 WIB. Mereka dibawa dengan menggunakan beberapa unit bus.
“Total semua pengungsi Rohingya yang telah di tampung di eks kantor imigrasi sebanyak 514 orang,“ kata Faisal, Kamis (23/11/2023).
Faisal menjelaskan 514 orang tersebut terdiri dari Imigran Rohingya yang mendarat di Kabupaten Bireuen 256 orang, Aceh Timur 36, dan Kota Sabang 222 orang.













